FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Dua Pimpinan DPRD Subang Tolak Perpanjang Kontrak Sariater



 


Menurutnya PT Sari Ater akan dipanggil oleh DPRD Subang. Pemangilan tersebut terkait bagi hasil Sari Ater dan pemda yang dinilai tidak sesuai dan dinilai terlalu kecil. "Memang saya tidak menandatangani perpanjangan kontrak itu karena saya dulu sedang ke tanah suci. PAD Sari Ater akan kita kaji kembali," tegasnya.

LSM Geram mendesak untuk dilakukan audit yang dilakukan oleh tim audit independen untuk mengetahui besaran pendapatan daerah (PAD) Sari Ater yang dinilai terlalu kecil. "Kami mendesak dilakunaya audit oleh lembaga independen, jangan sampai pemda Subang dirugikan," kata ketua LSM Geram, Epid Jaenal Aripin.

Menurutnya dana bagi hasil yang diterima oleh pemda Subang terlalu rendah jika melihat dari banyaknya kunjungan ke Sari Ater. Sejauh ini bagihasil dinilai tidak transparan. "Saya lihat Sari Ater itu tidak pernah sepi, belum lagi banyaknya pasilitas seperti hotel bungalou dan kolam pemandian yang selalu penuh, tidak mungkin penghasilan caiter kecil," jelasnya.

Jika merujuk pada bagi perjanjian  kontrak antara pemda subang dengan PT Sari Ater bagi hasil pendapatan yaitu 60% untuk Sari Ater dan 40% untuk pemda Subang, sedangkan pada 2012 lalu pemda hanya mendapatkan Rp5,2 miliar. "Jika merujuk kesana berarti di 2012 PT Sari Ater hanya mendapat laba bersih sebesar 12 M pertahun, untuk pemda sekitar  5,2 dan 60 persen, yaitu sekitar 7 M untuk Sari Ater. Itu sangat tidak mungki. Oleh kater itu kami mendesak segera dilakukan audit," tuturnya

Dirinya berharap segera dilakukan audit terhadap PT Sariater jangan sampai keuntungan hanya ditentukan oleh satu pihak, mengenai dugaan adanya kerugian negara dirinya mendesak kejaksaan untuk lakukan penyelidikan. [Warlan putra | @warlanPutra]



 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dalam 10 Bulan, Pemkab Purwakarta Bertabur Penghargaan https://t.co/CIclG8woX6
Tempati Lahan 15 Hektarem Pesantren Tahfidz - Agrobisnis Bakal Hadir di Desa Cisampih, Subang https://t.co/kpXmNeOuiK
Alami Kenaikan, Penerimaan ZIS di Baznas Subang Capai Rp2.3 Miliar https://t.co/xTKRixDMbG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter