Pemerintahan

Hadirkan Pusat Kuliner, Pj Bupati Majalengka Akan Duplikasi Pasar Mambo di Setiap Kecamatan

×

Hadirkan Pusat Kuliner, Pj Bupati Majalengka Akan Duplikasi Pasar Mambo di Setiap Kecamatan

Sebarkan artikel ini

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Pj Bupati Majalengka Dedi Supandi akan hadirkan Pusat Kuliner di setiap Kecamatan di Kabupaten Majalanegka dengan menduplkasi pasar mambo

Ide ini muncul saat dia bersama sejumlah pejabat menikmati kuliner di kawasan Pasar Mambo yang berada di pusat kota Majalengka, tepatnya Jalan Babakan Kelurahan Majalengka Wetan Kecamatan / Kabupaten Majalengka.

Dedi mengatakan sebelumnya kawasan Pasar Mambo relatif sepi dari pengunjung. Padahal, tidak sedikit para pedagang yang menjajakan beragam kuliner di kawasan tersebut. Sehingga Mambo Reborn diharapkan dapat membangkitkan kejayaan Pasar Mambo sebagai legenda sentra kuliner di Majalengka.

“Konsep ini mejadi pilot project untuk diadopsi di seluruh kecamatan se-Kabupaten Majalengka. Sehingga seluruh kecamatan memiliki sentra kuliner masing-masing dan mendorong pengembangan UMKM di tiap wilayahnya,” kata Dedi

Selama ini sejumlah komunitas pasar malam telah melaksanakan kegiatan serupa di setiap kecamatan meski belum tersentuh pemerintah. Sehingga konsep seperti Mambo Reborn ini juga akan dilaksanakan di tiap kecamatan sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung potensi kearifan lokal.

“Nantinya, di setiap titik juga memiliki keunggulan masing-masing, misalnya di Pasar Lama akan mengusung konsep hobi, dan di kecamatan juga kalau diminta hiburan akan dihadirkan mobil layar tancap. Konsep semacam ini juga sebagai bentuk pemerataan ekonomi,” katanya.

Saat berkunjung ke Pasar Mambo, Dedi menyempatkan untuk mampir di i kios penjual tutut. Rupanya, tutut Mambo mempunyai kenangan tersendiri bagi keduanya. Semasa duduk di bangku SMA, Dedi dan istrinya kerap membeli tutut tersebut.

“Dulu waktu SMA makan tutut berdua di Pasar Mambo ini, jadi bernostalgia juga. Sehingga warga Majalengka pun pastinya banyak nostalgia dan legenda di Pasar Mambo ini, jadi kenapa tidak dihidupkan kembali dengan konsep legenda sejuta nostalgia,” katanya.

Ia mengatakan, konsep Mambo Reborn pun diusung untuk menghadirkan legenda sentra kuliner di Kabupaten Majalengka yang berdiri sejak dulu. Pihaknya bersyukur ribuan warga dari berbagai daerah di Kabupaten Majalengka memadati Pasar Mambo dalam launching Mambo Reborn.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat juga sangat tinggi menyambut kehadiran Mambo Reborn ini. Ada dari Talaga, Maja, Kadipaten, Leuwimunding, Dawuan, dan lainnya. Mereka datang untuk bernostalgia di Pasar Mambo yang melegenda sebagai sentra kuliner di Majalengka,” ujarnya.

Sementara Imih pedagang cemilan merasa senang dengan adanya program yang di gagas Pj Bupati .

“Mudah-mudahan acara ini rutin di laksanakan supaya para pedagang di pasar mambo ini banyak yang beli dan ramai,” ujar Imih.