Pemerintahan

KDM Batalkan Pembangunan Jembatan di Serangpanjang, Sekda Subang: Sudah Jadi Keharusan Perbaikan Jembatan Mah

×

KDM Batalkan Pembangunan Jembatan di Serangpanjang, Sekda Subang: Sudah Jadi Keharusan Perbaikan Jembatan Mah

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Video percakapan telepon antara Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang Asep Nuroni yang beredar di media sosial terus menuai perhatian publik.

Dalam video yang diunggah akun dedimulyadi77 pada Kamis (22/1/2026) pukul 14.00 WIB tersebut, Dedi menyatakan membatalkan rencana pembangunan jembatan di wilayah Serangpanjang dengan nilai anggaran sekitar Rp6,5 miliar.

Pembatalan itu disampaikan Dedi sebagai bentuk sikap tegas setelah dirinya mengaku tidak menerima laporan terkait penelusuran aktivitas truk besar yang diduga mengangkut material dari tambang ilegal ke arah Ciater.

Dedi juga menilai aparat pemerintah di tingkat bawah kurang peduli dalam menjaga lingkungan dan infrastruktur yang telah dibangun oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Saya tidak boleh Pemprov Jabar mengeluarkan duit terus-terusan untuk membangun daerah yang tidak punya keinginan menjaga fasilitas,” ujar Dedi dalam percakapan tersebut.

Menanggapi pernyataan Gubernur Jawa Barat itu, Sekda Subang Asep Nuroni memberikan klarifikasi. Saat dihubungi, Asep menegaskan bahwa pembangunan atau perbaikan jembatan tetap menjadi tanggung jawab pemerintah, terlepas dari adanya atau tidak adanya pemberitaan viral.

“Ada tidak ada berita ini juga, sudah menjadi keharusan perbaikan atau pembangunan jembatan tersebut mah,” ujar Asep.

Ia juga menilai peristiwa ini dapat menjadi pembelajaran penting bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat.

“Ini hikmah yang sangat bagus, untuk menjadi perhatian tingkat kepekaan kita terhadap lingkungan, terutama soal galian ilegal,” tambahnya.