JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyelenggarakan program mudik gratis bagi pekerja dan buruh menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Kemnaker dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN), lima perusahaan swasta, serta sembilan organisasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh (SP/SB). Secara keseluruhan, program ini menargetkan 11.121 pekerja beserta anggota keluarganya untuk pulang ke kampung halaman dengan menggunakan sarana transportasi yang telah disediakan.
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor mengatakan kegiatan tersebut mengusung tema “Mudik Aman Family Happy” dan akan didukung ratusan armada bus yang disiapkan untuk mengangkut para peserta mudik.
“Mudik bagi pekerja/buruh ini juga bentuk kepedulian dan partisipasi perusahaan yang diharapkan dapat menciptakan ketenangan dalam bekerja dan keberlangsungan usaha, sehingga terwujud hubungan industrial harmonis, dinamis, berkeadilan, dan transformatif,” kata Wamenaker, dikutip Antara, Jumat (5/3/2026).
Program ini dirancang untuk membantu para pekerja pulang ke daerah asal secara aman sekaligus mengurangi beban biaya perjalanan menjelang Lebaran. Secara total, sebanyak 227 unit bus disiapkan untuk mengangkut lebih dari sebelas ribu pekerja dan anggota keluarganya menuju berbagai daerah tujuan.
Afriansyah Noor, yang akrab disapa Ferry, menyebut program tersebut juga diharapkan dapat menekan potensi kecelakaan selama arus mudik serta mendorong penerapan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di kalangan pekerja.
Ia menambahkan, penyelenggaraan mudik bersama ini juga selaras dengan ketentuan dalam Undang-Undang Ketenagakerjaan, khususnya Pasal 100 yang mengatur kewajiban perusahaan dalam menyediakan fasilitas kesejahteraan bagi pekerja dan keluarganya.
“Mudik bagi pekerja/buruh dan keluarganya merupakan salah satu bentuk penyediaan fasilitasi kesejahteraan pekerja/buruh,” ujar Afriansyah.
Melalui program tersebut, pemerintah berharap hubungan antara pekerja dan perusahaan dapat terus terjaga secara sehat, harmonis, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker, Indah Anggoro Putri, menjelaskan sebagian peserta akan diberangkatkan langsung dari kantor Kemnaker.
Sebanyak 10 unit bus yang membawa 500 pekerja beserta keluarganya dijadwalkan berangkat secara bersamaan dari halaman kantor Kemnaker pada 17 Maret 2026 dengan tujuan wilayah Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.
Selain itu, Kemnaker juga menyiapkan 28 bus tambahan untuk mengangkut 1.385 pekerja dan anggota keluarganya menuju sejumlah daerah lain, seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Lampung, Palembang, Padang, hingga Jambi.
Pelepasan bus tambahan tersebut akan dilakukan secara bertahap dari berbagai lokasi di luar kantor Kemnaker pada 15 hingga 18 Maret 2026.
“Total 38 bus yang didonasikan oleh tujuh Perusahaan untuk memberangkatkan pekerja/buruh bersama keluarganya. Sebanyak 10 bus berangkat dari kantor Kemnaker dan 28 bus diberangkatkan dari luar Kemnaker,” kata Indah.





