FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Fraksi PKS DPRD Subang Soroti Relokasi Pedagang Tradisional



TINJAU SUBANG- Fraksi PKS DPRD Subang menyoroti relokasi ratusan pedagang tradisional yang biasa berjualan di Pasar Pujasera dan Pasar Panjang Subang.

Ketua Fraksi Asep Hadian menyatakan secara substansi pihaknya mendukung upaya pemerintah dalam penertiban ratusan pedagang pasar tradisional tersebut. Namun Asep menggaris bawahi sejumlah catatan atas upaya pemindahan tersebut.

BACA JUGA:
Ini Rencana Pemkab Subang di Lokasi Eks Pedagang di Pujasera dan Pasar Panjang
Ratusan Pedagang Pasar Pujasera Subang Direlokasi ke Pasar Baru
Pagi Berjualan, Siang Ratusan Los Pasar Panjang Subang Sudah Rata

"Hendaknya ketika melakukan relokasi pedagang pasar ke tempat yang baru, pemerintah harus terus mensupport mereka di tempat yang baru, jangan dipindahkan terus ditinggalkan, sehingga jangan sampai ada kesan mereka direlokasi untuk 'dibangkrutkan'. Jangan sampai terjadi mereka pindah kemudian pembeli tidak ada alias sepi," kata Asep

Asep meminta hal yang juga penting dan harus diperhatikan adalah sarana prasarananya untuk menunjang para pedagang untuk berjulana di tempat yang baru yang menempati Pasar Baru di kawasan terminal Subang Kota. "Akses transportasi, dalam hal ini dishub dan organda agar pasar yang baru tersebut dilalui dari semua jurusan sehingga pembeli darimanapun dimudahkan sarana transfortasinya," imbuhnya

Lebih jauh, Asep mendesak pemerintah untuk berkreasi dalam promosi pasar baru untuk mengundang warga datang ke sana. Misalnya, ia mencontohkan, dengan membagikan kupon berhadiah bagi setiap pengunjung yangg berbelanja di pasar tersebut atau menggelar event hiburan di lokasi tersebut.

"Tolong pehatikan aspek keadilannya, jangan sampai ada opini di masyarakat ada kesan tebang pilih dalam hal penertiban ini, pedagang kecil dan kaki lima tegas ditertibkan, sementara toko modern yang bertebaran, yang banyak belum mengantongi izin bahkan melanggar Perda tidak ada penindakannya, harus adil toko modernpun harus ditertibkan, Karena kalau tidak diatur atau ditertibkan ini akan berpengaruh kepada para pedagang kecil" tegasnya

Pada akhir Februari lalu, sebanyak 500 pedagang di Pasar Pujasera dan Pasar Panjang direlokasi dan menempati Pasar Baru di Jl. Darmodihardjo, Subang. Lokasi di bekas dua pasar tradisional itu kini rata dengan tanah tanpa aktivitas apapun. Plt Bupati Subang Imas Aryumningsih menyebutkan, di dua lokasi itu rencananya akan dibuat aktivitas ekonomi atau pusat bisnis.  "Akan dibangun mall, hotel dan bioskop. Kita lakukan tender terbuka," kata Imas.

Puluhan lapak sudah dibongkar, lokasi itupun sudah rata dengan tanah. Namun Pemkab belum memastikan kesiapan investor yang akan membangun yang direncanakan Pemkab. "Poinnya begini, semua pedagang basah (sayuran) dipusatkan di Pasar Baru. Tempatnya sudah bagus, gratis pula. Kita minta Dishub untuk menurunkan penumpang di sana, sosialisasi juga kita lakukan, biar ramai," paparnya.


____

Dapatkan lintasan berita Subang via:
Follow Twitter: @tintahijaucom
Like Faceboook: Redaksi Tintahijau
Chanel BBM: Berita Subang