FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Akhirnya, DPRD Subang Ketok Palu APBD Perubahan 2021



SUBANG, TINTAHIJAU.COM- DPRD Subang akhirnya ketok palu mengesahkan lembar Rancangan APBD Perubahan menjadi APBD Perubahan pada Rapat Paripurna DPRD Subang, Selasa (19/10/2021).

DPRD Subang sempat gagal menegsahkan RAPBD Perubahan menjadi APBD Perubahan pada Paripruna Senin (18/10/2021). Karena perserta Paripurna tidak kuorum atau hanya dihadiri kurang dari 50 orang

Pada rapat paripurna dipimpin oleh Ketua DPRD Kab. Subang H. Narca Sukanda dan dibuka pada pukul 10.53 setelah mencapai forum. APBD Perubahan mengalami defisit Rp 22 milyar. Hal ini dikarenakan proyeksi pendapatan daerah sebesar Rp3,251 triliun, sementara belanja daerah menjadi Rp3,328 triliun.

Ketua Banggar Masroni menyampaikan APBD perubahan merupakan amanat permendagri no 77 tahun 2020 tentang pedoman teknis pengelolaan keuangan daerah & no 64 tahun 2020 tentang pedoman penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah.

BACA JUGA: Tidak Kuorum, Paripurna DPRD Subang Tentang RAPBD-P Batal Dilaksanakan



Banggar merekoemndasikan Pemerintah segera merealisasikan anggaran APBD tahun 2021 masih sangat besar yang belum direalisasikan, sementara waktu yang relatif singkat.

“Mohon untuk realisasi belanja yang terkait dengan pekerjaan fisik segera dipercepa dan lebih optimal memanfaatkan belanja tidak terduga terutama dalam mengatasi dampak bencana non alam yaitu adanya pandemi covid 19 baik untuk penanganan dan vaksinasi pembelian ekonomi dan jaring pengaman sosial maupun untuk bencana alam lainnya,“ kata Masroni

Bupati Subang H Ruhimat menyampaikan bahwa RAPBD ini merupakan perwujudan dari rasa tanggung jawab pemerintah daerah dan DPRD Kab. Subang terhadap keberlangsungan penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di kabupaten Subang, dalam rangka mewujudkan visi kabupaten Subang.

"Saya harap program dan kegiatan yang muncul pada perubahan APBD tahun 2021, merupakan solusi terbaik dalam rangka menyelesaikan permasalahan yang masih menjadi prioritas bersama," paparnya

Bupati menegaskan Pemerintah daerah akan melakukan langkah-langkah mengamankan Likuiditas keuangan melalui self blocking terutama atas penambahan belanja pada perubahan APBD tahun anggaran 2021.

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Apreisasi Eksistensi AMSI, Wagub Jabar: Pemerintah dan Pers Harus Berkolaborasi https://t.co/WfIOWFlBJA
Perhatian!, Masyarakat yang Hendak Bepergian Saat Libur Nataru Wajib Bawa SKM https://t.co/2n1vzqsvMx
Tak Perlu Risau Bunda, Inilah Makanan yang Dapat Meningkatkan Produksi ASI https://t.co/9HuRIfJXdx
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter