FOLLOW SOCMED:

           

@TINTAHIJAUcom

Petani Subang Pertanyakan Peran PPL




Masa tanam padi yang tidak sama menjadi alasan kekecewaan sejumlah petani, karena ketidak samaan menanam tersebut menyebabkan hama tanaman semakin menjadi-jadi sehingga petani semakin sulit untuk mendapatkan keuntungan.

"Coba saja sampai sekarang masa tanam padi itu nggak sama. Ada yang baru tandur ada yang sedang panen, jadi hama tambah banyak karna pindah-pindah," tuturnya.

Akibat tidak meratanya musim tanam membuat hasil panen menjadi tidak maksimal dan kualitas padinya pun tidak sebaik sebelumnya. Ditambah dengan harga gabah di tingkat petani kembali mengalami penurunan. Untuk harga gabah basah Rp460 ribu per kwintal dan gabah kering Rp490 ribu per kwintal. "Kalau begini buat apa ada gapoktan dan PPL, manfaatnya buat kami dimana? Dinas pertanian gimana kerjanya?" tanyanya. [Warlan putra | @warlanPutra]

 

 

Berita Selengkapnya Klik di Sini

Berita lain terkait klik di sini



TINTAHIJAU CHANNEL

Twitter Update

Dalam 10 Bulan, Pemkab Purwakarta Bertabur Penghargaan https://t.co/CIclG8woX6
Tempati Lahan 15 Hektarem Pesantren Tahfidz - Agrobisnis Bakal Hadir di Desa Cisampih, Subang https://t.co/kpXmNeOuiK
Alami Kenaikan, Penerimaan ZIS di Baznas Subang Capai Rp2.3 Miliar https://t.co/xTKRixDMbG
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter