Pemerintahan

Tak Cukup Loyal ke Bupati, Pengganti Asep Nuroni Harus Berani Jadi Corong Aspirasi Warga Subang

×

Tak Cukup Loyal ke Bupati, Pengganti Asep Nuroni Harus Berani Jadi Corong Aspirasi Warga Subang

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Subang membuka seleksi terbuka (open bidding) untuk mengisi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) mendapat perhatian dari pengamat pemerintahan, Irpan Mulyawan.

Menurutnya, sosok Sekda yang akan terpilih tidak cukup hanya mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah, tetapi juga harus peka dan aspiratif terhadap kebutuhan masyarakat.

Irpan mengatakan, jabatan Sekda merupakan posisi strategis yang menjadi motor penggerak birokrasi. Karena itu, figur yang terpilih harus mampu menjadi penghubung antara kepentingan pemerintah daerah dengan harapan masyarakat.

“Sekda ke depan bukan hanya melayani bupati. Yang lebih penting, Sekda harus aspiratif terhadap kebutuhan masyarakat. Semua kebijakan dan program pemerintah harus bermuara pada kepentingan publik,” ujar Irpan kepada TINTAHIJAU.com, Sabtu (4/7/2026).

Menurutnya, tantangan birokrasi saat ini semakin kompleks. Seorang Sekda dituntut memiliki kemampuan membangun koordinasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), mempercepat pelaksanaan program pembangunan, sekaligus memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Ia menilai, proses open bidding harus benar-benar mengedepankan kompetensi, integritas, dan rekam jejak para kandidat. Seleksi yang objektif akan menghasilkan pemimpin birokrasi yang profesional dan mampu mengawal pemerintahan secara efektif.

“Jangan sampai jabatan Sekda hanya dipandang sebagai posisi administratif. Sekda adalah pemimpin birokrasi yang menentukan ritme kerja pemerintahan. Karena itu, yang dibutuhkan adalah figur yang profesional, independen, dan mampu mendengar aspirasi masyarakat,” katanya.

Irpan juga berharap Sekda yang terpilih nantinya mampu menjadi penyeimbang dalam proses penyusunan kebijakan, sehingga setiap program pembangunan benar-benar berdasarkan kebutuhan riil warga dan bukan sekadar memenuhi target birokrasi.

“Keberhasilan seorang Sekda diukur dari sejauh mana birokrasi hadir menyelesaikan persoalan masyarakat. Kalau birokrasi responsif, pelayanan cepat, dan program tepat sasaran, maka masyarakat yang akan merasakan manfaatnya,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita memastikan Pemerintah Kabupaten Subang akan segera membuka seleksi terbuka jabatan Sekda menyusul masa purnabakti Sekda saat ini, Asep Nuroni, pada 1 Oktober 2026. Bupati menargetkan pengisian jabatan dilakukan tanpa melalui mekanisme Pelaksana Tugas (PLT) agar roda pemerintahan tetap berjalan optimal.