BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Pemerintah Kota Bandung memastikan akan menutup secara penuh kawasan Teras Cihampelas pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Kebijakan ini diambil menyusul masih adanya kekhawatiran terkait kekuatan struktur bangunan di kawasan tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan, pada malam tahun baru nanti tidak diperbolehkan adanya aktivitas apa pun di Teras Cihampelas. Penutupan dilakukan demi menjamin keselamatan masyarakat serta wisatawan yang memadati Kota Bandung selama masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
“Teras Cihampelas kita tutup total, tidak boleh ada aktivitas di sana pada malam tahun baru,” ujar Farhan.
Farhan menjelaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kota Bandung dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan ruang publik, khususnya di tengah meningkatnya kunjungan wisatawan pada periode libur akhir tahun.
Menurutnya, Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata utama di Indonesia, sehingga seluruh elemen perlu bersama-sama menjaga kondusivitas kota. Pemerintah daerah, kata Farhan, berupaya memastikan masyarakat dan wisatawan dapat menikmati libur Nataru dengan rasa aman dan nyaman.
“Bandung ini menjadi salah satu kota tujuan utama wisata. Karena itu mari kita jaga bersama-sama sebagai tuan rumah yang baik, menerima wisatawan dengan sebaik-baiknya,” katanya.
Farhan juga berharap seluruh rangkaian kegiatan selama libur Natal dan Tahun Baru di Kota Bandung dapat berlangsung tanpa gangguan, serta meninggalkan kesan positif bagi para pengunjung.
“Kita ingin semua bisa merayakan liburan hingga tahun baru dengan aman, tentram, dan bahagia,” pungkasnya.
Penutupan Teras Cihampelas ini diketahui juga berkaitan dengan rencana pembongkaran dan penataan ulang kawasan tersebut oleh Pemerintah Kota Bandung guna mendukung aspek estetika kota dan kelancaran lalu lintas di masa mendatang.



