Pemerintahan

‎Zaini Shofari Dorong Pembentukan Karakter Pelajar Majalengka di Era REBANA

×

‎Zaini Shofari Dorong Pembentukan Karakter Pelajar Majalengka di Era REBANA

Sebarkan artikel ini

‎‎Majalengka, TINTAHIJAU.COM – Upaya membentuk generasi muda berkarakter kuat dan siap berkontribusi dalam pembangunan bangsa kembali digencarkan melalui gelaran Seminar Nasional Character Building yang diinisiasi Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Zaini Shofari.

‎‎Kegiatan yang digelar di Aula Islamic Center Majalengka, Sabtu (29/11/2025), itu dihadiri sekitar 1.000 peserta yang terdiri dari pelajar SMA serta perwakilan sejumlah kampus di Kabupaten Majalengka.‎‎

Zaini Shofari, yang juga Ketua Fraksi PPP DPRD Jawa Barat, menegaskan bahwa penguatan karakter bagi generasi muda menjadi fondasi penting dalam menyiapkan kualitas sumber daya manusia yang mampu menjawab tantangan zaman, terlebih dengan hadirnya kawasan industri REBANA.‎‎

“Seminar nasional karakter building ini fokus pada pembentukan karakter, terutama bagi anak-anak muda segmen alpha millenial. Mereka diajarkan jiwa kepemimpinan, jiwa sosial, dan tetap menjaga etika,” ungkapnya.‎‎

Ia mengapresiasi antusiasme peserta yang memenuhi ruangan hingga mencapai seribu orang. ‎‎

Menurutnya, kegiatan semacam ini bukan hanya menjadi ruang edukasi, tetapi juga sarana berinteraksi dan membangun jejaring positif antar pelajar.‎‎

“Luar biasa. Jarang-jarang seribu orang hadir dalam satu kegiatan seperti ini. Semakin banyak kegiatan seperti ini, semakin besar peluang bagi anak-anak muda untuk mendapatkan inspirasi dan memperkuat karakter mereka. Ini selaras dengan semangat Majalengka Langkung SAE,” ujarnya.‎‎

Menanggapi kebutuhan pelajar Jawa Barat di tengah hadirnya kawasan industri REBANA, Zaini menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

‎‎Ia menyebut SDM Majalengka harus mampu bersaing dan siap mengambil peran dalam arah pembangunan daerah.‎‎

“Dengan industrialisasi yang masuk ke Majalengka, SDM kita harus bisa mengikuti perkembangan zaman. Tidak hanya menjadi tenaga yang diserap, tetapi mampu menjadi penentu arah pembangunan,” jelasnya.‎‎

Di akhir, Zaini menyampaikan optimisme terhadap kemajuan pendidikan di Jawa Barat.

Dengan kualitas guru dan pendidik yang terus meningkat, ia menilai Jawa Barat memiliki peluang besar mencetak generasi unggul.‎‎

“Dengan guru-guru yang semakin kompeten dan terus diasah, kenapa tidak kita optimis? Kita bisa,” pungkasnya.