Profil  

Menilik Gaji Gibran Rakabuming yang Masih Jadi Wali Kota Solo

Gibran Rakabuming Raka Foto: Julio Trisaputra (tvOne)

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Gibran Rakabuming Raka adalah seorang politisi yang saat ini menjabat sebagai Wali Kota Solo, dan baru-baru ini diumumkan sebagai calon wakil presiden oleh Prabowo Subianto untuk Pilpres tahun 2024.

Kehidupan publik Gibran menjadi sorotan, termasuk gajinya sebagai kepala daerah dan kekayaannya. Gibran Rakabuming Raka menjabat sebagai Wali Kota Solo hingga tahun 2026, dalam periode yang sama dengan periode ayahnya, Presiden Joko Widodo, yang juga sering dikenal sebagai Jokowi. Pertanyaan yang muncul adalah berapa gaji seorang Wali Kota seperti Gibran?

Gaji seorang kepala daerah diatur oleh peraturan pemerintah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 59 Tahun 2000, gaji pokok Gibran sebagai Wali Kota Solo adalah sebesar Rp 2.100.000 per bulan. Namun, jumlah ini belum termasuk tunjangan. Menurut Keputusan Presiden Nomor 168 Tahun 2000, seorang Wali Kota akan menerima tunjangan sebesar Rp 3.780.000 per bulan.

Selain gaji pokok dan tunjangan, seorang Wali Kota juga menerima biaya penunjang operasional sesuai dengan klasifikasi pendapatan asli daerah. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2000, besaran biaya penunjang operasional bervariasi berdasarkan pendapatan asli daerah, dengan paling rendah Rp 125 juta dan paling tinggi sebesar 3% untuk daerah dengan pendapatan di bawah Rp 5 miliar.

Selain itu, kekayaan pribadi Gibran juga menjadi perbincangan. Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2022, total harta yang dilaporkan oleh Gibran sebesar Rp 26.032.674.370. Ini merupakan peningkatan dari tahun sebelumnya, di mana harta kekayaannya pada tahun 2021 sebesar Rp 25.297.783.659, sehingga harta kekayaan Gibran meningkat sekitar Rp 734.890.711.

Dalam LHKPN tersebut, terlihat bahwa mobil Mitsubishi Pajero Sport tahun 2016 miliknya tidak terdaftar lagi pada tahun 2022. Namun, terdapat kenaikan dalam kas dan setara kas. Pada tahun 2021, jumlahnya senilai Rp 2.188.369.663, sedangkan pada tahun 2022, mencapai Rp 3.101.260.374, yang merupakan peningkatan sekitar Rp 912.890.711.

Namun demikian, ketika dirinyua dimintai konfirmasi mengenai detail kenaikan harta pribadinya, Gibran Rakabuming enggan memberikan banyak komentar. Kekayaan pribadi seorang pejabat publik selalu menjadi sorotan, dan transparansi dalam hal ini sangat penting untuk menjaga integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap para pemimpin mereka.