Ragam  

Kober Green school Majalengka Terapkan RFID untuk Absensi Siswa

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com – Salah satu sekolah kelompok bermain di Kabupaten Majalengka, yaitu Kober Green School Majalengka sejak tahun 2022 sudah menerapkan digitalisasi sekolah.

Sekolah yang berlokasi di Blok Jl. Cadas, Anggrawati, Kecamatab Maja, Majalengka ini, semua layanan yang diterapkan sudah terkoneksi dengan website sekolah salah satunya adalah daftar kehadiran siswa yang menggunakan RFID, para siswa cukup scan kartu pada scanner saat datang maupun pulang.

RFID ini kepanjangan Radio Frequency Identification atau yang biasa disingkat RFID merupakan sebuah perangkat elektronik kecil yang terdiri dari chip dan antena

“Bahwa program yang kami lakukan ini adalah yang terbaru, begitu khususnya d kabupaten Majalengka ini adalah pilot projects. Jadi memang sebelumnya belum ada yang menggunakan sistem kehadiran model seperti ini,” kata Ketua Yayasan Ciremai Bakti Nusantara Egi Trialogi, Sabtu (2/9/2023).

Khusus absensi atau daftar hadir, Egi menyebut model yang digunakan adalah yang terbaru setelah sebelumnya mengenal pinger print, barcode, namun untuk penggunaan RFID (radio frequency identification) adalah yang pertama di Majalengka.

“Apalagi untuk jenjang paud ini benar-benat yang pertama di kabupaten Majalengka, dalam rangka bagaimana kemudian memanfaatkan RFID ini sebagai bukti presensi kehadiran di satuan pendidikan kami di kelompok bermain green school Majalengka, selain itu model kehadiran ini kita hubungkan, karena sudah berbasis website,” ungkap Egi.

Dijelaskannya, di layar komputer operator akan melihat namanya, waktu, identitas lain, nanti rekam jejaknya terlihat, bahkan untuk jam pulang anak paud, Egi menyebut akan dikembangkan lagi bukan hanya muncul jam pulang saja tapi juga alasan saat anak pulang namun belum waktunya jam pulang sekolah.

Dia berharap program tersebut tidak hanya diaplikasikan di Kober Green school Majalengka, karena program tersebut kata Egi akan menimbulkan penasaran anak, jadi anak jadi lebih tertarik dalam KBM.

Adapun layanan lain sambung Egi, yang disediakan berbasis digitalisasi sekolah selain daftar hadir menggunakan RFID, yaitu pembayaran uang sekolah secara digital dan nontunai, pendaftaran peserta didik baru (PPDB) online dan pembelajaran dan pelaporan hasil belajar secara online.