3 Cara Sederhana Menghilangkan Bekas Luka Hilang Secara Permanen

Ilustrasi Perawatan Kulit (istimewa)

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Luka merupakan kondisi terputusnya jaringan karena adanya cedera atau pembedahan. Selang beberapa hari biasanya luka ini nantinya membentuk ‘bekas’ dengan berbagai bentuk.

Bekas luka merupakan bagian dari proses penyembuhan tubuh. Nantinya tubuh akan membangun jaringan untuk memperbaiki kulit yang rusak dan menutup celah karena cedera. Mereka dapat hasil dari kecelakaan, luka bakar, operasi, jerawat, dan penyakit.

Seiring waktu, sebagian besar bekas luka memudar. Beberapa perawatan dapat membuat bekas luka jadi tidak terlihat.

Ada beberapa orang menganggap bekas luka mereka sebagai tanda kebanggaan, tetapi banyak juga yang hanya ingin bekas luka ini pergi. Hal ini dikarenakan bekas luka dapat memengaruhi penampilan sehingga bekas luka ini dapat membuat seseorang merasa tidak percaya diri.

Jika kamu atau orang disekitarmu ingin menghilangkan bekas luka, maka kamu perlu memahami apa itu bekas luka dan jenis apa yang ingin Anda hilangkan terlebih dahulu.

Terdapat beberapa yang dijelaskan oleh menurut Cleveland Clinic untuk menghilangkan bekas luka secara permanen dengan perawatan medis, sebagai berikut:
1. Dermabrasi

Baca Juga:  Inilah Bahan-bahan Alami yang Bisa Atasi Kerutan Wajah

Ini merupakan salah satu perawatan bekas luka yang paling umum. Dermabrasi dilakukan dengan cara menghilangkan lapisan atas kulit dengan “mengamplas” kulit dengan lembut. Prosedur ini melembutkan dan menghaluskan kulit dan dapat memperbaiki tampilan bekas luka.

Mau tahu apa saja cream atau obat-obatan untuk menghilangkan bekas luka? Baca selengkapnya di artikel ini: “Ini Cream Penghilang Bekas Luka yang Bisa Dibeli Tanpa Resep”.

2. Suntikan kortikosteroid

Ini dilakukan dengan cara menyuntikkan obat langsung ke bekas luka, membuatnya lebih kecil dan rata. Suntikan kortikosteroid dapat mengurangi ukuran bekas luka keloid.

Hal ini memungkinkan dokter untuk menyuntikkan obat yang mengobati kanker, seperti bleomycin dan fluorouracil dengan tujuan untuk meratakan bekas luka dan mengurangi rasa gatal dan nyeri.

3. Perawatan laser resurfacing

Beberapa jenis perawatan laser dan cahaya dapat membuat bekas luka (termasuk bekas jerawat) kurang terlihat. Perawatan laser menggunakan panjang gelombang cahaya tertentu untuk menyebabkan tindakan tertentu pada kulit.

Baca Juga:  Yuk Daftar! Seleksi Calon Anggota Media Center Haji Kemenag 2024

Sinar V adalah laser pewarna berdenyut pada 595 nm (nanometer) yang menargetkan pembuluh darah kecil di kulit. Terkadang bekas luka tetap berwarna merah muda atau merah karena pembuluh darah baru yang berkembang untuk menyembuhkan luka tidak pernah surut setelah pekerjaan mereka selesai.

Laser ini dapat membakar pembuluh darah kecil dari dalam ke luar untuk menghilangkannya dari bekas luka dan membiarkan warna merah muda atau merah memudar. Tindakan ini juga dapat membantu meratakan bekas luka jika terlalu tebal atau menebal jika terlalu tipis.

Laser lain (seperti laser Fraxel) dapat menguapkan kolom kecil jaringan di dalam bekas luka untuk memecah serat kolagen dan memungkinkan bekas luka untuk merombak dan menjadi lebih fleksibel.

Perawatan ini juga dapat membantu mengatasi rasa sakit, gatal, dan sensitivitas. Perawatan laser dapat menyebabkan hiperpigmentasi (penggelapan kulit) atau hipopigmentasi (pencerahan kulit) pada orang yang memiliki kulit gelap.

 

Sumber: halodoc.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com