Ragam

Arti Istilah Gaslighting, FOMO, dan Breadcrumbing yang Viral

×

Arti Istilah Gaslighting, FOMO, dan Breadcrumbing yang Viral

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Belakangan ini, media sosial sering dipenuhi istilah-istilah baru yang ramai dipakai anak muda.

Mulai dari konten TikTok, postingan Instagram, sampai obrolan sehari-hari, kata seperti gaslighting, FOMO, dan breadcrumbing makin sering terdengar.

Meski viral, ternyata masih banyak yang belum benar-benar paham arti dari istilah tersebut. Padahal, beberapa di antaranya berkaitan dengan kondisi mental dan hubungan sosial yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari.

Berikut penjelasan singkatnya!

1. Gaslighting
Gaslighting adalah tindakan memanipulasi seseorang hingga membuatnya meragukan pikiran, perasaan, atau dirinya sendiri.

Contohnya, ketika seseorang jelas merasa disakiti, tetapi malah dianggap terlalu sensitif atau dibilang “cuma lebay.” Lama-kelamaan korban bisa merasa bingung dan mulai menyalahkan dirinya sendiri.

Istilah ini sering muncul dalam hubungan pertemanan maupun percintaan yang tidak sehat.

2. FOMO
FOMO merupakan singkatan dari Fear of Missing Out, yaitu rasa takut ketinggalan sesuatu.

Biasanya, kondisi ini muncul saat seseorang melihat teman-temannya nongkrong, liburan, atau mengikuti tren tertentu di media sosial. Akibatnya, muncul perasaan ingin selalu ikut agar tidak merasa tertinggal.

Tanpa sadar, FOMO bisa membuat seseorang terus membandingkan hidupnya dengan orang lain dan sulit merasa puas.

3. Breadcrumbing
Breadcrumbing adalah sikap memberi perhatian kecil secara terus-menerus agar seseorang tetap berharap, padahal sebenarnya tidak ada niat serius.

Contohnya seperti sering menghubungi saat bosan, memberi harapan lewat chat manis, tetapi menghilang ketika diajak serius.

Istilah ini banyak digunakan untuk menggambarkan hubungan yang tidak jelas dan sering membuat seseorang bingung sendiri.

Kenapa Istilah Ini Viral?
Banyak istilah seperti gaslighting, FOMO, dan breadcrumbing menjadi viral karena dianggap dekat dengan kehidupan anak muda sekarang.

Media sosial membuat orang lebih mudah berbagi pengalaman, sehingga banyak orang merasa relate dengan kondisi tersebut.
Meski begitu, penting untuk tidak asal memakai istilah hanya karena sedang tren.

Memahami maknanya dengan benar bisa membantu seseorang lebih sadar terhadap kondisi hubungan maupun kesehatan mentalnya sendiri.

Pada akhirnya, mengenali istilah-istilah ini bukan untuk menghakimi orang lain, tetapi agar lebih bijak dalam menjalani hubungan dan kehidupan sosial sehari-hari.