Ragam

Astronaut NASA Terancam Terjebak di Luar Angkasa Hingga 2025

×

Astronaut NASA Terancam Terjebak di Luar Angkasa Hingga 2025

Sebarkan artikel ini
Boeing's Starliner spacecraft | NASA

JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Dua astronaut NASA, Butch Wilmore dan Sunita Williams, menghadapi kemungkinan terjebak di Stasiun Antariksa Internasional (ISS) hingga tahun 2025. Keduanya mengalami masalah serius setelah pesawat antariksa mereka, Boeing Starliner, menghadapi sejumlah kendala teknis yang membuat mereka tertahan di orbit sejak Juni 2024.

Pesawat antariksa Boeing Starliner, yang dirancang untuk membawa astronaut kembali ke Bumi, mengalami beberapa masalah teknis yang cukup signifikan. NASA kini sedang mempertimbangkan untuk mengirim Starliner kembali ke Bumi tanpa awak, yang berarti Wilmore dan Williams harus menunggu lebih lama di ISS hingga misi SpaceX Crew-9 dapat membawa mereka pulang pada awal 2025.

Misi Crew-9 yang seharusnya diluncurkan pada 18 Agustus 2024, telah ditunda hingga 24 September 2024. Penundaan ini memberikan waktu lebih bagi NASA untuk merencanakan pengembalian aman Starliner dan memastikan keamanan kedua astronaut. NASA masih melakukan analisis mendalam dan mempertimbangkan berbagai opsi sebelum mengambil keputusan final.

Wilmore dan Williams sebelumnya dijadwalkan hanya tinggal di ISS selama seminggu setelah berhasil diluncurkan dengan Starliner dari Stasiun Antariksa Cape Canaveral, Florida, pada 5 Juni 2024. Namun, serangkaian masalah, termasuk kebocoran helium dan kegagalan pendorong sistem kontrol reaksi, memaksa mereka untuk tetap berada di ISS lebih lama dari yang direncanakan.

Para insinyur NASA terus berupaya memperbaiki masalah ini, tetapi tantangan teknis yang dihadapi Starliner sangat kompleks. NASA berharap untuk memulai tinjauan kesiapan penerbangan pada awal Agustus 2024, namun proses ini belum dimulai karena masih banyak masalah yang harus diselesaikan.

Salah satu kekhawatiran utama NASA adalah kebocoran helium yang dapat mempengaruhi kinerja pendorong sistem kendali dan manuver orbital (OMAC) pada Starliner. Jika masalah ini tidak dapat diatasi, NASA mungkin harus mengambil keputusan untuk mengirim Starliner kembali ke Bumi tanpa awak dan menggunakan pesawat SpaceX untuk membawa kedua astronaut pulang.

Keputusan ini sangat krusial dan harus diambil segera, mengingat jadwal peluncuran misi Crew-9 yang telah ditetapkan pada 24 September 2024. NASA mungkin juga mempertimbangkan opsi untuk mengurangi jumlah astronaut dalam misi Crew-9 agar Wilmore dan Williams dapat pulang bersama mereka.

Apa pun yang diputuskan oleh NASA, keselamatan kedua astronaut dan keberhasilan misi adalah prioritas utama. Sementara itu, Wilmore dan Williams harus bersabar menunggu solusi terbaik dari NASA.