Ragam  

Bank BTPN Syariah – Pikiran Rakyat Gelar Sawala Literasi dan Inklusi Keuangan Kabupaten Subang

SUBANG, TINTAHIJAUcom – Kolaborasi Bank BTPN Syariah – Pikiran Rakyat menggelae Sawala Literasi dan Inklusi Keuangan Kabupaten Subang tahun 2023 di pendopo Rmah Dinas Bupati Subang, Senin, 16 Oktober 2023.

Kabupaten Subang menjadi lokasi keempat yang dipilih Pikiran Rakyat yang berkolaborasi dengan BTPN Syariah dalam upaya penyadaran literasi dan inklusi keuangan. Tiga lokasi sebelumnya adalah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kota Cirebon.

Acara ini menghadirkan ahli,  tokoh, dan praktisi yang memiliki pengalaman luas dalam bidang literasi keuangan. Mereka akan berbagi pengetahuan, tips, dan strategi yang berguna untuk membantu masyarakat Kabupaten
Subang meningkatkan pemahaman mereka tentang literasi keuangan, memilih lembaga keuangan legal, dan manajemen pinjaman.

Kegiatan ini diharapkan terbangun komitmen bersama untuk upaya penyadaran pengelolaan keuangan, pengetahuan dalam memilih lembaga keuangan terpercaya, serta manajemen pinjaman untuk mencapai stabilitas keuangan yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh masyrakat Subang.

Lewat diskusi ini pula diharapkan dapat meningkatkan intensitas komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah, pihak perbankan, OJK selaku regulator, media, serta para pemangku kepentingan lainnya di wilayah Subang dan empererat hubungan komunikasi dengan sejumlah media di wilayah Subang untuk mengedukasi masyarakat perihal literasi keuangan.

Perwakilan dari Bank BTPN Syariah, Andi Setio dalam laporannya menyampaikan BTPN Syariah telah merangkul dan menjangkau segmen yang selama ini belum tersentuh oleh perbankan, yaitu segmen masyarakat inklusi, Sesuai amanah untuk memberikan kegiatan pemberdayaan dan literasi keuangan bagi perempuan dan wirausaha di segmen ini.

Dari hasil riset, terang Andi, Indonesia memiliki 57 juta pengusaha mikro yang sepenuhnya belum bisa terlayani oleh pihak lain dan BTPN Syariah berusaha membuka akses kepada segmen khusus yaitu segmen ultra mikro agar segmen ini dapat bersama-sama dengan BTPN Syariah tumbuh dan berkembang untuk lebih baik yang merupakan bentuk persembahan kepada Indonesia.

Sementara Perwakilan Pikiran Rakyat Tia Yuniarti  berharap di moment ini semua peserta dapat di edukasi dan mendapatkan manfaat informasi dalam mengelola keuangan dengan bijak juga memilih lembaga keuangan yang terpercaya untuk mencapai stabilitas keuangan yang sehat dan berkelanjutan sehingga tercipta simbiosis mutualisme.

Sekda Subang Asep Nuroni mengatakan tingkat inklusi di Indonesia di angka 57 juta pengusaha mikro yang belum teelayani. Di Subang, kata Asep,  jumlah yang belum terlayani masih rendah.

Asep pun berharap dengan adanya kegiatan sawala literasi dan Inklusi Keuangan ini menjadi sarana diskusi untuk mencapai berbagai pengetahuan, wawasan, pengalaman dan strategi guna meningkatkan literasi keuangan di kabupaten Subang

“Acara ini harus juga menjadi forum untuk berbagi gagasan, pandangan dan solusi tentang cara mendorong literasi keuangan dan perlindungan data masyarakat yang cerdas mengelola uang demi kesejahteraannya,” paparnya