SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Kelelahan saat berkendara menjadi salah satu risiko yang kerap dihadapi pengemudi, khususnya dalam perjalanan jarak jauh selama periode mudik Lebaran.
Kondisi ini sering kali tidak disadari sejak awal, namun dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi dan kewaspadaan pengemudi. Oleh karena itu, pengemudi diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik agar dapat berkendara dengan fokus yang optimal sepanjang perjalanan.
Pengguna jalan disarankan untuk tidak mengabaikan waktu beristirahat, khususnya ketika tanda-tanda kelelahan sudah mulai dirasakan seperti mata berat/sering berkedip, sering menguap, fokus mulai menurun, tatapan kosong, hingga mengantuk berat (microsleep), yaitu tertidur 1–5 detik.
Sebagai upaya memastikan keselamatan dan keamanan berkendara, ASTRA Infra mengimbau pengguna jalan untuk beristirahat secara berkala di rest area dengan durasi maksimal 30 menit.
Istirahat yang cukup di sela perjalanan menjadi langkah penting bagi pengemudi untuk menjaga stamina, mengembalikan konsentrasi, serta mendukung pengambilan keputusan yang baik selama berkendara.
Sebagai langkah antisipasi untuk menjaga kondisi fisik tetap prima selama perjalanan mudik, pengguna jalan dapat menerapkan beberapa hal berikut:
- Memastikan waktu istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan
- Mengatur waktu berkendara dan beristirahat secara berkala setiap 3–4 jam
- Mengonsumsi makanan dan minuman dengan nutrisi yang cukup untuk menjaga energi tubuh
- Menghindari berkendara dalam kondisi fisik yang kurang fit/mengantuk
- Menjaga sirkulasi udara di dalam kendaraan agar tetap nyaman
- Melakukan peregangan ringan saat beristirahat untuk mengurangi kelelahan otot
- Memastikan kenyamanan dan kebersihan kabin kendaraan untuk mendukung suasana berkendara yang optimal
Untuk memfasilitasi kebutuhan istirahat pengguna jalan, ASTRA Infra telah menyiapkan sejumlah rest area yang memadai di sepanjang ruas tol Tangerang–Merak, Cikopo–Palimanan, dan Jombang–Mojokerto. ASTRA Infra mengimbau pengguna jalan untuk tidak beristirahat atau berhenti di bahu jalan kecuali dalam keadaan darurat. Selain dapat menghambat laju lalu lintas, hal tersebut juga membahayakan bagi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
Secara khusus pada periode Lebaran, ASTRA Infra Toll Road Cikopo–Palimanan menyiagakan rest area fungsional di KM 77 arah Jakarta guna memastikan kenyamanan perjalanan pengguna jalan. Selain itu, ASTRA Infra Toll Road Tangerang–Merak juga menambahkan fasilitas tambahan seperti toilet portable di beberapa titik rawan kepadatan, seperti di Gerbang Tol Merak, jalur KM 95, dan Posko Cilegon Timur. Pengguna jalan juga dapat beribadah di mushola yang tersedia di seluruh kantor gerbang ruas tol Tangerang–Merak.
Seluruh rest area ASTRA Infra sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti toilet, mushola, area kuliner, minimarket, SPBU, dan SPKLU. Selain itu, tersedia pula fasilitas tambahan seperti area parkir yang lebih luas, parkir khusus perempuan, toilet ramah difabel, serta ruang laktasi guna menunjang kenyamanan seluruh pengguna jalan.
Apabila rest area dalam kondisi penuh, pengguna jalan dapat memilih tempat istirahat ataupun memanfaatkan fasilitas alternatif yang terletak tidak jauh dari exit gerbang tol, kemudian kembali melanjutkan perjalanan ke dalam jalan tol tanpa dikenakan tarif tol tambahan.
Hal ini dimungkinkan karena ASTRA Infra menerapkan sistem pembayaran tertutup, di mana tarif tol dihitung berdasarkan jarak tempuh saat keluar dari jalan tol. Dengan menjaga kondisi fisik prima dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia, diharapkan perjalanan mudik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan lancar bagi seluruh pengguna jalan.
Pada H-3 Hari Raya Idulfitri.





