SUBANG, TINTAHIJAU.com – Dalam dunia bisnis, masa sulit adalah hal yang tak terhindarkan.
Penurunan penjualan, biaya operasional yang meningkat, hingga daya beli yang melemah sering kali membuat bisnis terasa “seret”.
Namun, kondisi ini bukan berarti akhir perjalanan. Dengan strategi yang tepat dan mental yang kuat, bisnis tetap bisa bertahan bahkan menemukan peluang baru.
Berikut beberapa langkah realistis agar bisnis tetap hidup saat kondisi lagi seret!
- Amankan Cash Flow
Fokus utama bukan untung besar, tapi tetap bernafas.
- Kurangi biaya yang tidak mendesak
- Tunda ekspansi
- Prioritaskan pembayaran penting (operasional & tim inti).
2. Dekatkan Diri ke Pelanggan Lama
Mencari pelanggan baru mahal.
- Jaga loyal customer
- Beri promo khusus
- Bangun komunikasi personal
Pelanggan lama sering jadi penyelamat saat kondisi sulit.
3. Adaptif, Jangan Kaku
Pasar berubah, pebisnis harus ikut berubah.
- Sesuaikan produk dengan kebutuhan terbaru
- Ubah cara jualan (online, reseller, kolaborasi)
- Dengarkan feedback, bukan ego.
4. Perkuat Personal Branding
Saat orang belum beli, bangun kepercayaan dulu.
Aktif di media sosial, edukasi, berbagi insight, ini investasi jangka menengah yang efeknya besar.
5. Mental Bertahan = Senjata Utama
Banyak bisnis tumbang bukan karena rugi, tapi karena menyerah terlalu cepat.
Ingat: fase sulit itu siklus, bukan permanen.
Bisnis survive bukan soal siapa paling besar, tapi siapa paling adaptif dan tahan banting.





