Ragam

Debat Calon Ketua RW Rasa Pilkada, Isu Keamanan Lingkungan Puri Subang Asri Jadi Sorotan

×

Debat Calon Ketua RW Rasa Pilkada, Isu Keamanan Lingkungan Puri Subang Asri Jadi Sorotan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM- Pemilihan Ketua RW 17 Perumahan Puri Subang Asri, Kelurahan Sukamelang, Kabupaten Subang, periode 2026–2031, menghadirkan kontestasi yang menarik dan relatif jarang terjadi di tingkat lingkungan.

Tiga figur dengan latar belakang berbeda maju sebagai calon, yakni Ahmad Hidayat (mantan pejabat birokrasi), Annas Nasrullah (jurnalis dan pegiat media lokal), serta Muhamad Iksan (calon petahana yang dikenal aktif dalam pembangunan lingkungan).

Kontestasi kini memasuki fase paling menentukan. Setelah rangkaian kampanye individual rampung, para calon dijadwalkan mengikuti debat publik terbuka sebagai ajang uji gagasan, kapasitas kepemimpinan, serta ketajaman program kerja.

Debat tersebut dikemas dalam forum NgaRUJAK (Ngariung Rapat Umum Janji Kerakyat) yang digelar pada Rabu malam, 14 Januari 2026, pukul 20.00 WIB, bertempat di Sekretariat Pemilihan RW 17, Masjid Darul Amanah, Komplek Puri Subang Asri.

Forum ini menjadi panggung strategis bagi kandidat untuk memaparkan arah kepemimpinan, skema pengelolaan lingkungan, tata kelola pelayanan warga, hingga solusi atas persoalan sosial dan keamanan menjelang hari pemungutan suara pada Minggu, 18 Januari 2026.

Tak sekadar formalitas, panitia menghadirkan panelis dari berbagai unsur guna mempertajam adu gagasan para kandidat. Mereka adalah Kepala BP4D Subang Iwan Syahrul Anwar, Guru Teladan Tingkat Nasional Fera Maulidya, Ketua KUA Kecamatan Asep Saeful Kamal, serta tokoh masyarakat Ridwan Abdullah. Jalannya debat dipandu oleh moderator Dewi Ryslina

Dalam sesi dialog interaktif, panelis mengupas secara kritis visi-misi para calon, konsistensi program, kemampuan manajerial, serta keberpihakan terhadap kepentingan warga.

Pertanyaan-pertanyaan tajam dilontarkan, mulai dari transparansi pengelolaan dana lingkungan, penguatan ronda dan sistem keamanan terpadu, hingga pengembangan fasilitas sosial dan keagamaan.

Salah satu isu yang mengemuka adalah wacana penutupan akses keluar-masuk Perumahan Puri Subang Asri pada jam malam hingga dini hari sebagai langkah preventif menekan kriminalitas. Usulan ini memantik perdebatan karena dinilai menyentuh aspek keamanan sekaligus kenyamanan mobilitas warga.

Namun, forum debat tidak diikuti secara lengkap oleh seluruh kandidat. Calon nomor urut 3, Muhamad Iksan, tidak hadir dalam kegiatan tersebut, sehingga adu gagasan hanya berlangsung antara dua kandidat lainnya.

Hadir dalam acara itu, Lurah Sukamelang Anas Hamzah mengapresiasi pelaksanaan forum NgaRUJAK yang dinilainya sebagai terobosan demokrasi di tingkat lingkungan.

“Ini sudah semacam pilkada atau pilpres versi RW, mengupas visi-misi sebelum pemilihan. Mudah-mudahan bisa jadi inspirasi bagi daerah lain,” ujarnya.

Forum ini pun menegaskan bahwa pemilihan Ketua RW 17 bukan sekadar pergantian struktur kepengurusan, melainkan momentum penting bagi warga untuk menentukan arah pembangunan dan kualitas tata kelola lingkungan lima tahun ke depan.