JAKARTA, TINTAHIJAU.com – Memasuki H-2 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, volume lalu lintas di sejumlah ruas tol yang dikelola ASTRA Infra masih terpantau tinggi dibandingkan lalu lintas harian rata-rata.
Berdasarkan data pada Kamis (19/3/2026), total sekitar 295 ribu kendaraan melintas di tiga ruas tol utama ASTRA Infra, yakni Tol Tangerang–Merak, Tol Cikopo–Palimanan (Cipali), dan Tol Jombang–Mojokerto.
Di ruas Tol Tangerang–Merak, tercatat sekitar 102 ribu kendaraan melintas. Angka tersebut lebih rendah sekitar 35 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan turun sekitar 6,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Sementara itu, volume kendaraan di ruas Tol Cikopo–Palimanan mencapai sekitar 135 ribu kendaraan. Jumlah ini meningkat signifikan hingga 160 persen dibandingkan lalu lintas harian normal, serta naik 11 persen dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya.
Per saat ini, rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) di ruas Tol Cipali telah dihentikan. Arus lalu lintas pun kembali normal dengan sistem dua arah.
Pemberlakuan hingga penghentian rekayasa lalu lintas tersebut dilakukan berdasarkan diskresi Kepolisian.
Adapun di ruas Tol Jombang–Mojokerto, tercatat sekitar 58 ribu kendaraan melintas pada H-2 Lebaran. Angka ini meningkat 117 persen dibandingkan lalu lintas harian normal dan naik sekitar 6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu.
Untuk membantu pengguna jalan dalam merencanakan perjalanan mudik, ASTRA Infra menyediakan Guidebook Mudik yang dapat diakses secara daring. Panduan tersebut memuat informasi penting seperti batas wilayah tol, call center, fasilitas rest area, tarif tol, hingga alternatif tempat istirahat di luar gerbang tol apabila rest area penuh.
Selama periode puncak arus mudik, ASTRA Infra mengimbau pengguna jalan untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara disarankan beristirahat di rest area atau keluar tol jika merasa lelah, atau maksimal setelah empat jam berkendara.
Selain itu, pengguna jalan juga dapat menghubungi layanan call center masing-masing ruas tol apabila membutuhkan bantuan darurat selama perjalanan mudik.





