SUBANG, TINTAHIJAU.com – Ketiak yang masih berbau meskipun sudah mandi bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah kecenderungan seseorang berkeringat lebih banyak, yang kemudian memicu penumpukan bakteri di kulit.
Berikut beberapa penyebab utama bau tak sedap pada ketiak:
1. Penggunaan Antiperspiran yang Tidak Tepat
Banyak orang menggunakan antiperspiran setelah mandi di pagi hari, namun menurut pakar dermatologi, Dr. Marisa Garshick, cara yang lebih efektif adalah menggunakannya pada malam hari. Hal ini karena pada malam hari, kelenjar keringat lebih kosong, sehingga antiperspiran dapat bekerja lebih optimal dalam menyumbat kelenjar keringat. Produk ini umumnya dirancang untuk bertahan hingga 24 jam, sehingga efeknya akan tetap terasa meskipun mandi di pagi hari.
2. Rambut Ketiak yang Menjebak Keringat
Rambut di ketiak dapat menjebak lebih banyak keringat dibandingkan area kulit lainnya, yang memberikan waktu lebih bagi bakteri untuk berkembang biak. Menurut Dr. Beth Goldstein, rambut ketiak juga membuat area tersebut lebih sulit dibersihkan secara menyeluruh.
3. Pertumbuhan Bakteri yang Membandel
Meski mandi bisa menghilangkan sebagian besar bakteri penyebab bau, ada kalanya bakteri jahat tumbuh lebih banyak karena ketidakseimbangan mikroorganisme di kulit. Hal ini bisa memperburuk bau ketiak seseorang, terutama jika pertumbuhan bakteri tidak terkontrol.
4. Pengaruh Makanan
Beberapa jenis makanan dapat memicu bau badan tak sedap, seperti bawang putih, daging merah, rempah-rempah, makanan pedas, serta minuman berkafein. Makanan ini dapat mempengaruhi komposisi keringat dan menimbulkan aroma yang tidak menyenangkan.
5. Pengobatan Baru
Beberapa obat dapat menyebabkan keringat berlebih atau hiperhidrosis, yang berpotensi memicu bau badan. Obat-obatan untuk Alzheimer, demensia, nyeri, depresi, kecemasan, serta OCD bisa menjadi pemicunya. Konsultasi dengan dokter mungkin diperlukan untuk menyesuaikan dosis atau mengganti jenis obat.
6. Infeksi di Ketiak
Jika terdapat bintik seperti jerawat atau nanah di ketiak, hal tersebut bisa menjadi tanda infeksi yang menyebabkan bau badan. Garshick menjelaskan bahwa setelah mencukur, folikel rambut di ketiak bisa terinfeksi, terutama jika terjadi pertumbuhan rambut ke dalam.
7. Kondisi Medis Tertentu
Beberapa kondisi kesehatan seperti diabetes, menopause, hipertiroidisme, penyakit ginjal, liver, serta infeksi virus atau bakteri bisa mempengaruhi bau badan. Kondisi tersebut dapat menyebabkan peningkatan keringat atau penumpukan racun dalam tubuh, yang berdampak pada perubahan aroma tubuh.
Dengan memahami penyebab bau tak sedap pada ketiak, seseorang dapat mengambil langkah yang tepat, seperti menjaga kebersihan lebih baik, menggunakan produk antiperspiran yang sesuai, serta berkonsultasi dengan dokter jika diperlukan.





