SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bulan Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan dalam Islam.
Di bulan ini, umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak amal kebaikan, menjauhi maksiat, serta meningkatkan kedekatan diri kepada Allah SWT.
Salah satu tanggal yang paling dikenal di bulan Rajab adalah 27 Rajab, yang secara turun-temurun diperingati sebagai hari terjadinya peristiwa agung Isra dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW.
Peristiwa Isra Mi’raj bukan hanya sebuah perjalanan luar biasa Nabi Muhammad SAW, tetapi juga menjadi momen penting dalam sejarah Islam karena pada saat inilah Allah SWT mewajibkan shalat lima waktu kepada umat Islam.
Oleh karena itu, 27 Rajab sering dijadikan sebagai waktu untuk memperbanyak ibadah, memperbaiki kualitas shalat, serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan.
Meskipun tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan secara syariat hanya pada tanggal ini, para ulama menganjurkan umat Islam untuk mengisinya dengan berbagai amalan kebaikan, seperti shalat sunnah, dzikir, membaca Al-Qur’an, shalawat, dan doa.
Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk diamalkan pada 27 Rajab sebagai bentuk kecintaan dan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasul-Nya.
1. Memperbanyak Shalat Sunnah
Lakukan shalat sunnah seperti:
– Shalat taubat
– Shalat hajat
– Shalat tahajud
– Shalat rawatib
– Shalat dhuha
Fokuskan niat untuk mendekatkan diri kepada Allah.
2. Membaca Al-Qur’an
Perbanyak tilawah, misalnya:
– Surah Al-Isra
– Surah An-Najm
– Surah Al-Fath
– Atau membaca Al-Qur’an sebanyak mungkin.
3. Memperbanyak Shalawat
Contoh:
– Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad.
– Baca minimal 100–1000 kali bila mampu.
4. Dzikir dan Istighfar
Bacaan utama:
– Astaghfirullah (100x)
– Subhanallah
– Alhamdulillah
– Allahu Akbar
– La ilaha illallah
5. Puasa Sunnah (jika mampu)
Boleh berpuasa pada 27 Rajab sebagai puasa sunnah umum (bukan puasa khusus Isra Mi’raj).
6. Doa Malam Isra Mi’raj
Waktu terbaik: setelah Maghrib, Isya, atau sepertiga malam terakhir
Contoh doa:
“Ya Allah, jadikanlah shalat sebagai penyejuk hatiku, lapangkanlah rezekiku, ampuni dosa-dosaku, dan kuatkan imanku.”
7. Merenungi Peristiwa Isra Mi’raj
Renungkan:
– Kewajiban shalat 5 waktu
– Kedekatan Nabi SAW dengan Allah
– Pentingnya disiplin ibadah
Semoga dengan mengisi 27 Rajab dengan berbagai amalan kebaikan, kita semakin menguatkan iman, memperbaiki kualitas shalat, dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Peristiwa Isra Mi’raj hendaknya tidak hanya diperingati sebagai sejarah, tetapi juga dijadikan momentum untuk memperbaiki ibadah dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari.





