SUBANG, TINTAHIJAU.COM — Kawasan Rebana mencatatkan kinerja investasi yang sangat impresif sepanjang tahun 2025.
Berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM yang diunggah akun resmi kawasarln rebana menyebut total realisasi investasi di kawasan ini mencapai Rp36,67 triliun, meningkat Rp13,41 triliun atau tumbuh 57,67 persen dibandingkan tahun 2024.
Kabupaten Subang menjadi daerah dengan realisasi investasi terbesar di Kawasan Rebana. Sepanjang 2025, nilai investasi yang masuk ke Subang tercatat mencapai Rp18,2 triliun. Angka tersebut menempatkan Subang sebagai kontributor utama, jauh melampaui daerah lain di wilayah Rebana.
Di posisi berikutnya terdapat Kabupaten Sumedang dengan realisasi investasi sebesar Rp5,63 triliun, disusul Kabupaten Cirebon Rp4,01 triliun, Kabupaten Majalengka Rp3,36 triliun, dan Kabupaten Indramayu Rp3,35 triliun. Sementara itu, Kota Cirebon mencatatkan investasi Rp1,85 triliun dan Kabupaten Kuningan sebesar Rp253 miliar.
Dominasi Subang dalam realisasi investasi memperkuat posisinya sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru di Jawa Barat bagian timur. Besarnya arus modal yang masuk turut mencerminkan meningkatnya aktivitas industri, pengembangan kawasan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur penunjang di wilayah tersebut.
Secara keseluruhan, lonjakan investasi di Kawasan Rebana menunjukkan semakin kuatnya daya tarik kawasan metropolitan baru ini bagi investor domestik maupun asing.
Pertumbuhan signifikan tersebut juga menandai pergeseran pusat-pusat ekonomi baru di Jawa Barat, dengan Subang sebagai episentrum utama pengembangan investasi dan industri.




