Ragam

Jangan Bingung! Ini Istilah Populer di Dunia Startup

×

Jangan Bingung! Ini Istilah Populer di Dunia Startup

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Dunia startup memiliki banyak istilah khusus yang sering digunakan oleh para pelaku bisnis, investor, hingga komunitas teknologi.

Bagi pemula, istilah-istilah ini kerap terdengar asing dan membingungkan.

Agar tidak salah paham, berikut beberapa istilah populer di dunia startup yang perlu kamu ketahui.

1. Startup

Perusahaan rintisan yang biasanya berbasis inovasi dan teknologi, serta memiliki potensi pertumbuhan yang cepat.

2. Founder & Co-Founder

Founder adalah pendiri utama startup, sedangkan co-founder adalah rekan pendiri yang membantu membangun dan mengembangkan perusahaan sejak awal.

3. Pitch Deck

Presentasi singkat yang berisi gambaran bisnis, produk, target pasar, model bisnis, dan proyeksi keuangan yang digunakan untuk menarik investor.

4. MVP (Minimum Viable Product)

Versi awal dari sebuah produk dengan fitur paling dasar yang dibuat untuk menguji pasar dan mendapatkan masukan dari pengguna.

5. Scaling

Proses memperbesar bisnis, baik dari sisi jumlah pengguna, pendapatan, maupun jangkauan pasar, tanpa meningkatkan biaya secara signifikan.

6. Bootstrapping

Membangun startup dengan modal pribadi tanpa bantuan investor eksternal. Cara ini menuntut efisiensi dan pengelolaan keuangan yang ketat.

7. Funding

Pendanaan yang diperoleh startup dari investor untuk mengembangkan bisnis. Biasanya terbagi dalam beberapa tahap seperti seed funding, Series A, B, dan seterusnya.

8. Investor

Pihak yang menanamkan modal pada startup dengan harapan mendapatkan keuntungan di masa depan.

9. Burn Rate

Jumlah dana yang dihabiskan startup dalam periode tertentu untuk menjalankan operasional sebelum menghasilkan keuntungan.

10. Exit

Strategi keluar investor atau founder dari startup, misalnya melalui akuisisi atau penawaran saham perdana (IPO).

Memahami istilah-istilah populer di dunia startup akan membantu kamu lebih percaya diri dalam berdiskusi dan mengambil keputusan bisnis.

Dengan bekal pengetahuan ini, kamu tidak perlu lagi bingung saat terjun atau terlibat dalam ekosistem startup.