SUBANG, TINTAHIJAU.com – Saat kontrol kehamilan, dokter atau bidan sering mengukur perut ibu hamil dengan meteran.
Banyak yang penasaran, “Itu sebenarnya ngukur apa, sih?”
Pengukuran itu disebut TFU (Tinggi Fundus Uteri), dan hasilnya penting untuk memantau pertumbuhan janin.
Apa Itu TFU?
TFU (Tinggi Fundus Uteri) adalah jarak dari:
tulang kemaluan (simfisis pubis) puncak rahim (fundus uteri)
Diukur dalam sentimeter (cm) menggunakan pita ukur.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, rahim membesar, sehingga angka TFU ikut naik.
Kenapa TFU Penting?
Pengukuran ini membantu tenaga kesehatan menilai:
– Apakah janin tumbuh sesuai usia kehamilan
– Perkiraan berat badan janin
– Jumlah cairan ketuban (normal atau berlebihan)
– Kemungkinan kehamilan kembar
– Tanda gangguan pertumbuhan janin.
Singkatnya, TFU adalah cara sederhana untuk melihat apakah perkembangan kehamilan berjalan normal.
Patokan Normal TFU Sesuai Usia Kehamilan
Mulai usia kehamilan sekitar 20 minggu, angka TFU biasanya mendekati usia kehamilan.
Rumus gampangnya:
TFU (cm) ≈ usia kehamilan (minggu)
Contoh:
Usia Kehamilan dan TFU Normal (perkiraan).
– 20 minggu ± 20 cm
– 24 minggu ± 24 cm
– 28 minggu ± 28 cm
– 32 minggu ± 32 cm
– 36 minggu ± 36 cm
Setelah 36 minggu, angka bisa sedikit turun karena kepala bayi mulai masuk panggul.
Apa Artinya Jika TFU Lebih Besar dari Usia Kehamilan?
TFU lebih tinggi bisa menandakan:
– Bayi lebih besar dari rata-rata
– Cairan ketuban berlebih (polihidramnion)
– Kehamilan kembar
– Perkiraan usia kehamilan kurang tepat
Biasanya dokter akan menyarankan USG untuk memastikan penyebabnya.
Kalau TFU Lebih Kecil dari Seharusnya?
Ini juga perlu diperiksa, karena bisa terkait dengan:
– Pertumbuhan janin terhambat (IUGR)
– Cairan ketuban kurang (oligohidramnion)
– Posisi janin melintang atau sungsang
– Usia kehamilan sebenarnya lebih muda
Dokter akan mengecek detak jantung janin dan melakukan USG lanjutan.
Apakah TFU Selalu Akurat?
Tidak 100%. Hasil bisa dipengaruhi oleh:
– Postur tubuh ibu
– Ketebalan dinding perut
– Kandung kemih penuh
– Posisi bayi saat diperiksa
– Pengalaman pemeriksa
Karena itu TFU adalah alat skrining awal, bukan satu-satunya penentu kondisi janin.
Hal Penting yang Perlu Diingat
– TFU membantu mendeteksi masalah lebih awal
– Tidak semua perbedaan angka berarti bahaya
– USG tetap pemeriksaan paling akurat
– Rutin kontrol kehamilan sangat penting.
Pengukuran TFU adalah cara sederhana tapi sangat berguna untuk memantau pertumbuhan bayi dalam kandungan.
Jika hasilnya berbeda dari usia kehamilan, jangan panik itu tanda untuk pemeriksaan lebih lanjut, bukan langsung berarti ada masalah serius.




