SUBANG, TINTAHIJAU.com – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati kembali menunjukkan dominasinya sebagai bandara paling sibuk di Jawa Barat sepanjang 2024.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) 2024, jumlah keberangkatan dari Kertajati melesat jauh dibanding bandara lainnya di Jabar.
Tak tanggung-tanggung, jumlah keberangkatan dari Kertajati mencapai 180.699. Angka itu membuat bandara yang berada di Majalengka tersebut tak tersentuh oleh bandara lain di Jawa Barat.
Dominasi Kertajati sekaligus memperlihatkan semakin besarnya peran bandara ini sebagai pusat konektivitas penerbangan di wilayah timur Jawa Barat.
Aktivitas penerbangan yang terus meningkat juga menjadi sinyal positif bagi geliat ekonomi dan mobilitas masyarakat.
Di posisi kedua ada Bandara Nusawiru Pangandaran dengan jumlah keberangkatan 2.905. Meski terpaut sangat jauh dari Kertajati, Nusawiru tetap menunjukkan perannya sebagai bandara penghubung kawasan selatan Jabar, terutama untuk penerbangan perintis dan sekolah penerbangan.
Sementara itu, Bandara Husein Sastranegara Bandung berada di posisi ketiga dengan 1.239 keberangkatan. Jumlah ini jauh menurun dibanding masa-masa sebelumnya ketika Husein menjadi pintu utama penerbangan di Jawa Barat.
Bandara Cakrabhuwana Cirebon tercatat memiliki 451 keberangkatan sepanjang 2024. Sedangkan Bandara Wiriadinata Tasikmalaya berada di posisi terakhir dengan 156 keberangkatan.
Nah, berikut daftar bandara tersibuk di Jawa Barat berdasarkan jumlah keberangkatan tahun 2024 versi BPS.
1. Kertajati: 180.699 keberangkatan
2. Nusawiru: 2.905 keberangkatan
3. Husein Sastranegara: 1.239 keberangkatan
4. Cakrabhuwana: 451 keberangkatan
5. Wiriadinata: 156 keberangkatan.
Perbedaan angka yang sangat mencolok menunjukkan bahwa Kertajati kini menjadi pusat utama aktivitas penerbangan di Jawa Barat.
Dengan infrastruktur yang terus dikembangkan serta dukungan akses transportasi menuju bandara, Kertajati diperkirakan masih akan menjadi tulang punggung penerbangan Jabar dalam beberapa tahun ke depan.





