Ragam

Makan Banyak Tapi Tetap Sehat? Ini Caranya

×

Makan Banyak Tapi Tetap Sehat? Ini Caranya

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Banyak orang menganggap makan banyak adalah musuh kesehatan.

Sedikit makan dianggap lebih baik, sementara porsi besar sering dikaitkan dengan kegemukan dan penyakit.

Namun kenyataannya, tubuh kita membutuhkan asupan yang cukup agar bisa berfungsi optimal.

Masalahnya bukan pada banyaknya makanan, melainkan pada jenis dan pola konsumsinya.

Berikut cara makan banyak tapi tetap sehat!

1. Pilih makanan tinggi volume tapi rendah kalori

Isi piring dengan makanan yang banyak serat dan air seperti:
– Sayuran hijau

– Buah-buahan

– Sup bening

– Kentang rebus

Makanan ini membuat perut penuh tanpa kalori berlebihan.

2. Perbanyak protein

Protein membuat kenyang lebih lama dan menjaga massa otot.
Sumber protein sehat:
– Telur

– Ikan

– Tempe dan tahu

– Dada ayam

– Kacang-kacangan

Kalau proteinnya cukup, keinginan ngemil otomatis berkurang.

3. Gunakan karbohidrat yang tepat

Bukan karbohidrat yang bikin gemuk, tapi jenisnya. Ganti:
– Nasi putih, nasi merah

– Roti putih, roti gandum

– Mie instan, ubi atau kentang

Karbohidrat utuh bikin kenyang lebih lama dan tidak bikin gula darah naik cepat.

4. Hindari kalori “kosong”

Makan banyak akan jadi masalah kalau isinya:
– Gorengan

– Minuman manis

– Makanan ultra-proses

Ini tinggi kalori tapi tidak bikin kenyang.

5. Kunyah lebih lambat

Otak butuh waktu 15–20 menit untuk sadar bahwa perut sudah penuh.
Kalau makan terlalu cepat, kita cenderung kebanyakan.

6. Minum air sebelum makan

Segelas air sebelum makan membantu mengontrol porsi dan mencegah makan karena haus.

Menjadi sehat tidak berarti harus makan sedikit dan tersiksa. Dengan pola makan yang seimbang dan penuh kesadaran, kita bisa tetap menikmati makanan dalam jumlah cukup tanpa rasa bersalah.

Kuncinya ada pada kualitas, bukan sekadar kuantitas.