SUBANG, TINTAHIJAU.com – Sauna sering dianggap sekadar aktivitas untuk berkeringat atau bersantai setelah lelah beraktivitas.
Padahal, di balik ruangan panas tersebut, tubuh sedang mengalami berbagai proses biologis yang memberi dampak positif bagi kesehatan.
Mulai dari meningkatkan sirkulasi darah, membantu pemulihan otot, hingga mendukung kesehatan jantung dan mental, manfaat sauna jauh lebih luas daripada yang banyak orang bayangkan.
Menariknya, beberapa efek baik sauna justru jarang diketahui. Paparan panas yang terkontrol dapat “melatih” tubuh dengan cara yang mirip olahraga ringan, merangsang sistem kekebalan, bahkan berperan dalam menjaga fungsi otak.
Tidak heran jika di beberapa negara, sauna sudah menjadi bagian dari gaya hidup sehat.
- Melatih pembuluh darah seperti olahraga ringan
Saat di sauna, panas bikin detak jantung naik dan pembuluh darah melebar. Efeknya mirip latihan kardio ringan.
Dampaknya:
- Sirkulasi darah jadi lebih lancar
- Pembuluh darah lebih elastis
- Bisa bantu jaga kesehatan jantung dalam jangka panjang
Makanya ada yang nyebut sauna sebagai “olahraga pasif” (tapi tetap bukan pengganti olahraga ya).
2. Bisa bantu otak lebih “tajam”
Paparan panas memicu produksi BDNF (Brain-Derived Neurotrophic Factor) — zat yang bantu sel otak tumbuh dan terhubung lebih baik.
Potensi manfaat:
- Fokus meningkat
- Mood lebih stabil
- Bisa bantu menurunkan risiko penurunan fungsi otak saat tua
3. Menurunkan hormon stres (kortisol)
Setelah sauna, tubuh masuk mode rileks.
Hasilnya:
- Ketegangan otot turun
- Pikiran lebih tenang
- Kualitas tidur bisa membaik
Makanya banyak orang merasa “ringan” dan santai banget habis sauna.
4. Meningkatkan daya tahan tubuh
Panas sauna bikin suhu tubuh naik seperti demam ringan. Ini bisa:
- Merangsang produksi sel darah putih
- Bantu tubuh lebih siap lawan infeksi ringan
Beberapa orang yang rutin sauna jadi lebih jarang kena flu.
5. Bantu pemulihan otot lebih cepat
Panas meningkatkan aliran darah ke otot nutrisi dan oksigen lebih cepat sampai.
Cocok setelah:
- Olahraga berat
- Badan pegal
- Otot kaku
6. Kulit terlihat lebih sehat (bukan cuma karena keringat)
Sauna:
- Membuka pori-pori
- Meningkatkan aliran darah ke kulit
- Membantu regenerasi sel kulit
Efeknya kulit bisa terlihat lebih cerah dan segar.
7. Baik untuk kesehatan mental
Sauna memicu pelepasan:
- Endorfin (hormon bahagia)
- Serotonin
Makanya banyak orang merasa mood naik setelah sauna.
Tapi tetap ada aturan penting, sauna aman kalau benar caranya:
- 10–20 menit saja per sesi
- Minum air sebelum dan sesudah (biar nggak dehidrasi)
- Hindari kalau lagi demam, dehidrasi, atau tekanan darah sangat rendah
- Jangan langsung sauna habis makan besar.
Sauna itu bukan cuma bikin keringatan dia melatih jantung, bantu otak, kurangi stres, perkuat imun, dan bantu pemulihan tubuh.





