Ragam

Mojang Subang, Naura Aisya Salsabila Soroti Peran dan Tantangan Perempuan di Era Kini

×

Mojang Subang, Naura Aisya Salsabila Soroti Peran dan Tantangan Perempuan di Era Kini

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Mojang Panilih Subang, Naura Aisya Salsabila, membagikan pandangannya mengenai peran dan tantangan perempuan, khususnya dalam momentum peringatan Hari Kartini.

Ia menilai, perempuan saat ini dihadapkan pada tuntutan besar, namun juga memiliki peluang yang semakin terbuka untuk berkembang.

Naura mengungkapkan, tantangan terbesarnya sebagai Mojang Subang adalah menjaga keseimbangan antara ekspektasi sebagai representasi daerah dan proses dirinya sebagai individu yang masih terus belajar.

“Tantangan terbesar saya sebagai Mojang Subang adalah menjaga keseimbangan antara ekspektasi sebagai representasi daerah dengan proses saya sebagai individu yang masih terus belajar. Ada momen ragu dan overthinking, tapi dari situ saya belajar bahwa menjadi Mojang bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang kemauan untuk terus bertumbuh dan memberi dampak,” ujarnya.

Ia juga memaknai peran perempuan sebagai kemampuan untuk menentukan pilihan secara sadar dalam menjalani berbagai peran kehidupan.

“Saya memaknai peran perempuan sebagai kemampuan untuk menentukan pilihan dan menjalani berbagai peran secara sadar, bukan sekadar memenuhi tuntutan. Karier, keluarga, dan sosial bukan untuk dipertentangkan, tapi diselaraskan sesuai prioritas dan nilai yang kita pegang. Bagi saya, perempuan yang kuat adalah yang tahu kapan harus berperan, dan tetap menjadi dirinya sendiri di setiap peran tersebut,” katanya.

Lebih lanjut, Naura menilai peluang perempuan di Kabupaten Subang saat ini sudah semakin terbuka, meskipun belum sepenuhnya setara. Ia menekankan pentingnya dukungan yang berkelanjutan agar perempuan dapat berkembang secara optimal.

“Menurut saya, peluang perempuan di Kabupaten Subang saat ini sudah semakin terbuka, tetapi belum sepenuhnya setara. Perempuan sudah memiliki ruang untuk berkembang, namun masih ada tantangan dari sisi budaya dan kesempatan. Karena itu, kesetaraan bukan hanya soal membuka peluang, tetapi juga memastikan adanya akses, dukungan, dan kepercayaan agar perempuan bisa berkembang secara optimal,” ungkapnya.

Naura berharap, perempuan di Subang terus berani mengambil peran, mengembangkan potensi diri, serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat di berbagai bidang.