Bahkan pria yang masih lajang di usia 38 tahun ini berencana akan menikah di tahun depan. Selama ini ia lama membujang karena terlalu sibuk bekerja mencari setoran untuk melunasi truk yang dibelinya sejak lima tahun lalu.
“Insyaallah Bulan Haji mau menikah, dukung Pak Prabowo dulu menang jadi presiden,” ujarnya.
Saat ditanya harapannya pada Capres nomor urut dua itu, Danu mengatakan ke depan diharapkan Prabowo bisa lebih memaksimalkan subsidi terutama bagi mereka yang bekerja di sektor angkutan barang dan jasa.
Selama ini sejumlah kebutuhan pokok, BBM hingga tarif tol terus naik. Sementara ongkos angkutan masih tetap sehingga mengurangi pendapatan sopir dan kernet.
“Harapannya ada subsidi khusus seperti kita supaya pendapatan meningkat. Kalau sekarang kan operasional makin tinggi tapi ongkosnya tetap,” katanya.
Terkait hal tersebut KDM pun akan menyampaikannya langsung ke Prabowo yang kini berpasangan dengan Gibran Rakabuming Raka. Salah satu solusinya adalah memberikan subsidi DP pada sopir untuk membeli truk, angkot atau taksi.
Sehingga, kata KDM, dengan seperti itu maka sopir bisa menjadi tuan untuk dirinya sendiri dan tidak tergantung pada setoran pada bos pemilik angkutan.
“Sehingga ke depan biaya angkutan bisa menjadi murah dan berimbas pada harga jual yang relatif stabil,” ujar Kang Dedi Mulyadi.