MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Majalengka nomor urut 2 Karna Sobahi dan Koko Suyoko berjanji akan membantu para ibu yang terjerat bank emok (rentenir) dengan bantuan modal usaha tanpa bunga.
Bantuan tersebut akan digulirkan pasangan Karna – Koko saat terpilih menjadi Bupati tahun 2024- 2029, diluar program unggulan kartu Bagja Raharja, sebagai bentuk kepedulian Karna – Koko kepada masyarakat kecil yang kerap terjerat pinjaman dengan bunga yang besar
Dengan bantuan usaha tanpa bunga melalui kelompok Majlis – Majlis taklim yang sudah ada di masyarakat dan para ibu sudah menjadi anggota majlis taklim tersebut, akan mudah untuk mendapat bantuan modal.
“Ada program yang akan diluncurkan oleh karna Koko saat dapat amanat dari rakyat jadi bupati 2024- 2029, diantaranya meningkatkan kesejahteraan RT RW, Guru ngaji dan imam mesjid, Linmas dan Majlis ta’lim,” tegas Karna Sobahi saat berkampanye di wilayah Desa Lengkong Kecamatan Sindangwangi, Minggu (13/10/2024).
“Disana ada program pemberdayaan perempuan melalui dana bergulir, bantuan buat ibu-ibu yang ingin melaksanakan kegiatan usaha kecil, jangan sampai terjerat bank emok, dengan adanya program dana bergulir, bank emok bisa dihindari,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Pendidikan ini juga meyakinkan bahwa semua program tersebut sudah ia kemas bersama Koko Suyoko dengan matang.
Sementara untuk program unggulan Karna Koko berupa Kartu bansos Bagja Raharja yang sudah dicetak sekitar 400ribu kartu, Karna menyebut tim Karna Koko akan bergerak menyampaikan dan memastikan hak rakyat Majalengka tersampaikan.
“Ini adalah program yang sudah dikemas oleh saya dan Koko dalam kartu Bagja Raharja, sudah dicetak sampai 400ribu, nanti akan bergerak tim karna Koko akan menyampaikan, pastikan ini hak rakyat, dalam ini kartu sudah terjamin program dan anggarannya,” terangnya.
Karna menjelaskan, bahwa anggaran untuk kartu Bagja Raharja, bersumber dari pajak yang dipungut tiap tahun, menurutnya dalam setiap tahunnya pemkab Majalengka bisa mengumpulkan dana dari PAD sekitar 600 milyar, dan dana itulah yang nanti akan digunakan untuk pemenuhan bantuan sosial melalui kartu Bagja Raharja
“Nah yang 600 milyar ini untuk hak hak rakyat kartu Bagja Raharja plus RT RW, Guru Ngaji dan Imam Mesjid, Linmas dan Majlis taklim,” tandasnya
Karna berharap, melalui kartu Bagja Raharja plus tersebut, pemenuhan kebutuhan hak warga Majalengka, akan membuat kehidupan warga Majalengka Bagja Raharja.





