Ragam

Pengusaha ‘Santri’ Berbagi Tips Jitu Berwirausaha Sukses Bersama Mahasiswa Universitas Darunnajah

×

Pengusaha ‘Santri’ Berbagi Tips Jitu Berwirausaha Sukses Bersama Mahasiswa Universitas Darunnajah

Sebarkan artikel ini

Selain itu, kata H. Andy mengingatkan pentingnya pemandaatan media sosial dengan bijaksana. Sebab banyak perusahaan besar yang mempertimbangkan media sosial kandidat yang melamar pekerjaan.

Bisnis rumah sakit dan hotel masih pakai tenaga manusia. Saat ini pebisnis kaya basisnya teknologi informasi.

“Akan tetapi, saya masih kerja pada bisnis berbasis manusia sebab saya ingin dapat doa dari mereka yang bekerja,” kata lelaki kelahiran Pekalongan 5 Juli 1971.

Namun ke depan bisnis berbasis teknologi informasi sangat penting. H. Andy mensupport entrepreneur muda agar konsen ke teknologi informasi.

Hal lain yang perlu diperhatikan dalam bisnis adalah bagaimana agar survive. Dibutuhkan inovasi, trust, branding.

“Hal lain adalah captive, yakni kita punya banyak teman atau tidak,” lanjutnya. Maka yang penting adalah captive.

Perusahaan yang survive haruslah memiliki SDM tangguh. Kemudian harus jaringan, yakni software dan hardware.

“Syaratnya bisnis adalah mau capek, banyak teman, dan jangan cedera terutama masalah keuangan,” lanjutnya.

Beliau juga menyampaikan pentingnya hijrah untuk belajar atau untuk usaha. Di sini penting sekali kemampuan bertahan yang jauh dari rumah.

“Jangan pernah jadi pecundang, kita harus jadi pemenang dalam situasi apapun,” nasihat H. Andy.

Saat ini H. Andy menjadi Ketum Koperasi Simpan Pinjam (Kospin) Jasa dengan aset Rp10 T. Saat ini ia menjadi komisaris, direktur, dan komisaris utama di perhotelan, asuransi, dan sebagainya