Ragam  

Perjuangan Tukang Sayur Stroke Jualan Keliling Demi Sekolah Ketiga Anaknya

SUBANG, TINTAHIJAUcom  – Perjuangan seorang ayah untuk memberikan kebahagiaan dan pendidikan yang baik pada anaknya tak lekang oleh keadaan. Seperti yang dilakukan oleh Jabek seorang tukang sayur yang berjualan dalam kondisi stroke.

Kemarin, Kang Dedi Mulyadi (KDM) berkeliling menyusuri perkampungan Subang warga menggunakan sepeda motor. Di tengah perjalanan ia bertemu seorang pedagang sayur yang mendorong gerobak dalam kondisi tak biasa.

Saat didekati ternyata pria bernama Jabek itu memang dalam kondisi stroke. Meski begitu ia tetap berjuang mencari nafkah untuk istri dan anak-anaknya.

“Ini untuk sekolah anak-anak saya, tiga-tiganya masih sekolah,” ucap Jabek dengan suara terbata-bata karena stroke.

Jabek sendiri sebelumnya bekerja sebagai sopir. Namun sekitar 10 tahun lalu ia terserang stoke hingga harus berhenti bekerja. Ia pun memutar otak hingga akhirnya memilih bekerja sebagai penjual sayur keliling.

KDM pun memanggil warga sekitar untuk menyerbu dagangan Jabek. Seluruh dagangan Jabek di hari itu ludes diborong warga dan dibayar oleh KDM.

Tak sampai di situ, KDM pun menanyakan siapa saja warga yang memiliki utang padanya. Jabek pun membuka buku catatan dan menyebutkan sejumlah nama dan nominal warga yang utang.

“Alhamdulillah, pengumuman pada semua warga sekarang utangnya sudah lunas sama Kang Dedi,” ujar Jabek saat KDM melunasi utang yang dicatat di buku.

Selain memborong dan melunasi utang, Kang Dedi pun mengajak Jabek untuk berobat. Tanpa basa-basi Jabek pun menerima tawaran tersebut karena ia ingin sembuh.

Rencananya besok Jabek akan dijemput oleh staf KDM untuk dibawa berobat. Ia meminta istri Jabek untuk ikut menemani selama berobat.

“Istri harus setia sama suaminya karena suaminya kerja setiap hari walaupun stroke. Besok dijemput langsung berobat diantar sama istri. Nanti selama berobat diberi bekal,” ucap KDM.

Kang Dedi meminta Jabek untuk segera pulang ke rumah karena seluruh dagangannya habis. Untuk sementara uang hasil borongan tadi disimpan untuk nantinya dijadikan modal kembali berjualan setelah sembuh.

“Sekarang pulang, besok diobati. Sembuh penyakitnya, modal punya. Nanti setelah sembuh harus tetap dagang sambil latihan jalan,” ujarnya.

Jabek pun bahagia karena tak menyangka bisa bertemu dengan KDM. “Alhamdulillah, senang gak nyangka ketemu Kang Dedi. Insyaallah besok berjuang buat sembuh,” pungkas Jabek sambil memeluk KDM.