Ragam

Perumda Tirta Rangga Subang Petakan Jam Puncak Pemakaian Air di Bulan Ramadan

×

Perumda Tirta Rangga Subang Petakan Jam Puncak Pemakaian Air di Bulan Ramadan

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Memasuki bulan suci Ramadan, Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang memetakan tren atau jam puncak pemakaian air yang diperkirakan mengalami peningkatan dibanding hari biasa. Lonjakan tersebut dipicu perubahan pola aktivitas masyarakat selama menjalankan ibadah puasa.

Manajemen Perumda Tirta Rangga menyampaikan bahwa selama Ramadan, distribusi air cenderung mengalami tekanan pada waktu-waktu tertentu. Hal itu seiring meningkatnya kebutuhan air rumah tangga untuk berbagai aktivitas ibadah dan persiapan konsumsi.

Jam puncak pertama diperkirakan terjadi pada pukul 03.00 hingga 06.00 WIB, menjelang waktu sahur. Pada rentang waktu tersebut, masyarakat umumnya menggunakan air untuk memasak dan menyiapkan hidangan sahur, mencuci peralatan dapur, serta mandi dan berwudhu sebelum melaksanakan salat Subuh.

Sementara itu, lonjakan pemakaian juga terjadi pada sore hari menjelang berbuka puasa, yakni sekitar pukul 16.00 hingga 19.00 WIB. Kebutuhan air meningkat untuk persiapan buka puasa, membersihkan bahan makanan, mencuci peralatan dapur, mandi dan berwudhu, hingga membersihkan rumah.

Perubahan pola konsumsi ini dinilai wajar terjadi setiap Ramadan. Namun, apabila penggunaan air dilakukan secara bersamaan dalam jumlah besar, tekanan distribusi di sejumlah wilayah berpotensi menurun, terutama di daerah dengan elevasi lebih tinggi atau berada di ujung jaringan pipa.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Perumda Tirta Rangga mengimbau pelanggan agar menyiapkan cadangan air secukupnya di bak penampungan atau tandon sebelum jam puncak tiba. Pelanggan juga diingatkan untuk menggunakan air sesuai kebutuhan dan menghindari pemborosan.

Selain imbauan kepada masyarakat, Perumda Tirta Rangga memastikan kesiapan sistem produksi dan distribusi selama Ramadan. Pemantauan dilakukan secara berkala guna menjaga stabilitas tekanan air serta meminimalkan potensi gangguan layanan.

Upaya ini dilakukan agar ketersediaan air tetap terjaga dan seluruh pelanggan dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman. Perusahaan daerah tersebut juga membuka layanan pengaduan bagi pelanggan yang mengalami kendala distribusi selama bulan Ramadan.

Dengan adanya pemetaan jam puncak ini, diharapkan masyarakat dapat lebih bijak dalam menggunakan air sehingga distribusi tetap merata dan kebutuhan seluruh pelanggan di Kabupaten Subang dapat terpenuhi sepanjang Ramadan.