SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Tingkat Kabupaten Subang Tahun 2025 di Aula Pemda Subang, Senin (24/11/2025).
Acara berlangsung meriah dan hangat dengan kehadiran Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, Forkopimda, jajaran OPD, organisasi perempuan, perusahaan, dan kader PKK dari tingkat kabupaten hingga desa.
Kegiatan dibuka dengan penampilan tari Sisingaan dan Rampak Gendang yang dibawakan murid-murid SLB Negeri Subang. Kehadiran anak-anak berkebutuhan khusus ini menjadi simbol kuat komitmen Pemkab Subang pada penyelenggaraan kegiatan yang inklusif dan ramah untuk semua kalangan. Para hadirin memberikan apresiasi atas ruang partisipatif yang semakin luas dalam agenda PKK.
Ketua Penyelenggara Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP., dalam laporannya menyampaikan bahwa rangkaian HKG PKK tahun ini difokuskan pada penguatan peran PKK dalam membangun keluarga, peningkatan kapasitas kader, optimalisasi 10 Program Pokok PKK, serta kemitraan strategis PKK untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
Program sudah berjalan sejak Oktober, mulai dari pelantikan 12 Ketua TP PKK Kecamatan, pemeriksaan mata untuk 1.158 siswa, pembinaan administrasi, sosialisasi Sabar Subang dan Gelari Pelangi, Jambore Kader PKK dengan 350 peserta, hingga Gelar Produk UP2K PKK. Tahun ini, kolaborasi HKG PKK turut mendorong Jawa Barat menyalurkan 1.000 kacamata gratis bagi pelajar.
Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ny. Ega Reynaldy turut membacakan sambutan Ketua Umum TP PKK Pusat Ny. Tri Tito Karnavian. Dalam amanatnya ditegaskan bahwa tema HKG ke-53, “Bergerak Bersama PKK Mewujudkan Asta Cita Menuju Indonesia Emas”, menjadi pengingat pentingnya sinergi, peningkatan kapasitas kader, pemanfaatan teknologi digital, dan kerja nyata PKK dalam pembangunan keluarga.
Bupati Subang, Kang Rey, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi PKK dalam membangun Subang. Ia menegaskan bahwa PKK memiliki landasan hukum kuat melalui Perpres 99/2017 dan Permendagri 36/2020, yang membuat program PKK terintegrasi dalam kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
“Saya percaya betul bahwa karakter seseorang itu dibentuk di rumah. Fondasi mental dan karakter anak-anak ada di keluarga, dan ibu-ibu PKK di desa adalah garda terdepan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat,” ujar Kang Rey. Ia mengajak seluruh kader PKK untuk terus bergerak menjadi pelopor kualitas keluarga di seluruh wilayah Subang.
Pemerintah Kabupaten Subang, kata Kang Rey, berkomitmen memperkuat sinergi dengan PKK, meningkatkan produktivitas, dan menjawab tantangan keluarga di era modern.
Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan Hymne Subang, Mother, dan Kopi Dangdut yang dibawakan Sekolah Lansia Prisma Subang—menegaskan bahwa ruang inklusi di Subang melibatkan semua usia. Kegiatan berlanjut dengan pengukuhan Bunda GENRE dan Bunda Forum Anak tingkat kecamatan sebagai mitra TP PKK dalam penguatan ketahanan keluarga dan pengembangan generasi muda.
Sejumlah penghargaan juga diberikan, di antaranya untuk Desa Pasanggrahan sebagai Lokus P2WKSS Tahun 2025, program Gelari Pelangi, UP2K PKK, Koperasi PKK, dan Sekolah Keluarga Berkualitas (SEKOBAR).
Penghargaan lainnya diberikan kepada fasilitas kesehatan yang terlibat dalam pemeriksaan mata seperti PKM Palasari, PKM Cikalapa, PKM Purwadadi, RS Syaiful Anwar, serta mitra dari IROPIN, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
.





