Ragam

Puasa Ayyamul Bidh Sya’ban 1447 H, Momentum Persiapan Jelang Ramadan

×

Puasa Ayyamul Bidh Sya’ban 1447 H, Momentum Persiapan Jelang Ramadan

Sebarkan artikel ini

BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Bulan Sya’ban 1447 Hijriah telah memasuki pertengahan fase. Bagi umat Islam, masa ini menjadi periode penting untuk memperkuat kesiapan spiritual sebelum memasuki bulan suci Ramadan. Salah satu amalan sunah yang dianjurkan untuk mengisi Sya’ban adalah puasa Ayyamul Bidh, yakni puasa tiga hari di pertengahan bulan Hijriah.

Puasa Ayyamul Bidh dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 kalender Hijriah. Amalan ini secara konsisten dilakukan Rasulullah SAW sebagai bentuk ibadah rutin dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menjelang Februari 2026, umat Islam mulai mencari kepastian jadwal pelaksanaan puasa Ayyamul Bidh, khususnya karena bertepatan dengan momen istimewa Nisfu Sya’ban.

Hadis tentang Puasa Ayyamul Bidh

Anjuran berpuasa tiga hari setiap bulan dijelaskan dalam sejumlah hadis sahih. Dalam riwayat Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW memberikan tiga wasiat penting yang terus diamalkan hingga akhir hayat sahabat tersebut:

أَوْصَانِى خَلِيلِى بِثَلاَثٍ لاَ أَدَعُهُنَّ حَتَّى أَمُوتَ صَوْمِ ثَلاَثَةِ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ ، وَصَلاَةِ الضُّحَى ، وَنَوْمٍ عَلَى وِتْرٍ

Artinya:
“Kekasihku (Rasulullah SAW) mewasiatkan tiga perkara yang tidak akan aku tinggalkan hingga mati: berpuasa tiga hari setiap bulan, melaksanakan salat Dhuha, dan mengerjakan salat Witir sebelum tidur.” (HR. Bukhari)

Adapun ketentuan waktu pelaksanaan puasa tiga hari tersebut dijelaskan dalam hadis riwayat Abu Dzar RA. Rasulullah SAW bersabda:

يَا أَبَا ذَرٍّ إِذَا صُمْتَ مِنَ الشَّهْرِ ثَلاَثَةَ أَيَّامٍ فَصُمْ ثَلاَثَ عَشْرَةَ وَأَرْبَعَ عَشْرَةَ وَخَمْسَ عَشْرَةَ

Artinya:
“Wahai Abu Dzar, jika engkau berpuasa tiga hari setiap bulan, maka berpuasalah pada tanggal 13, 14, dan 15.” (HR. Tirmidzi no. 761 dan An-Nasa’i no. 2425)

Keutamaan Puasa Tiga Hari

Puasa Ayyamul Bidh memiliki sejumlah keutamaan. Pertama, pahalanya setara dengan puasa setahun penuh. Dalam ajaran Islam, satu amal kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali. Dengan berpuasa tiga hari, nilainya setara dengan puasa 30 hari. Jika dilakukan rutin setiap bulan, ganjarannya setara dengan puasa sepanjang tahun.

Selain itu, puasa di pertengahan bulan berfungsi sebagai sarana membersihkan jiwa dan menahan hawa nafsu di tengah rutinitas duniawi. Ayyamul Bidh juga menjadi latihan spiritual untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa menjelang Ramadan.

Jadwal Puasa Ayyamul Bidh Februari 2026

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah yang umum digunakan di Indonesia, 1 Sya’ban 1447 H bertepatan dengan Selasa, 20 Januari 2026. Dengan demikian, jadwal puasa Ayyamul Bidh jatuh pada awal Februari 2026, yakni:

  • 13 Sya’ban 1447 H: Minggu, 1 Februari 2026
  • 14 Sya’ban 1447 H: Senin, 2 Februari 2026
  • 15 Sya’ban 1447 H: Selasa, 3 Februari 2026

Tanggal 15 Sya’ban bertepatan dengan Malam Nisfu Sya’ban. Artinya, puasa pada Selasa, 3 Februari 2026, memiliki keutamaan ganda, yakni puasa Ayyamul Bidh sekaligus puasa Nisfu Sya’ban. Umat Islam dapat memulai sahur pada Sabtu malam, 31 Januari 2026, untuk melaksanakan puasa pertama pada Minggu.

Bacaan Niat Puasa Ayyamul Bidh

Niat merupakan bagian penting dalam setiap ibadah. Meskipun niat bertempat di dalam hati, melafalkannya dianjurkan untuk memantapkan tekad. Berikut bacaan niat puasa Ayyamul Bidh:

نَوَيْتُ صَوْمَ أَيَّامِ الْبِيْضِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Arab Latin: Nawaitu shauma ayyâmil bîdli lillâhi ta‘âlâ.

Artinya:
“Saya niat puasa Ayyamul Bidh karena Allah Ta’ala.”

Niat sebaiknya dilakukan pada malam hari sebelum Subuh. Namun, karena puasa ini bersifat sunah, niat masih diperbolehkan pada pagi hari hingga sebelum Zuhur, selama belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.

Lengkapi dengan Sedekah

Amalan puasa Ayyamul Bidh akan semakin sempurna jika disertai sedekah. Memberi makan orang yang berpuasa atau membantu sesama mencerminkan keseimbangan antara ibadah kepada Allah dan kepedulian sosial. Teladan Rasulullah SAW menunjukkan bahwa kedermawanan beliau semakin meningkat saat memasuki bulan Sya’ban dan menjelang Ramadan.