Ragam

Ramadan 1447 H Kian Dekat, Puasa Diperkirakan Mulai Pertengahan Februari 2026

×

Ramadan 1447 H Kian Dekat, Puasa Diperkirakan Mulai Pertengahan Februari 2026

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi Ramadan (Foto: Pexels)

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah semakin mendekat seiring bergulirnya awal tahun 2026. Pertanyaan mengenai “Ramadan tinggal berapa hari lagi?” mulai banyak dicari masyarakat untuk mempersiapkan ibadah, agenda keluarga, hingga rencana mudik Lebaran.

Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan pendekatan astronomi, awal puasa Ramadan 2026 diperkirakan jatuh pada pertengahan Februari. Jika mengacu pada kondisi saat ini, Minggu (4/1/2026), maka waktu menuju bulan suci tinggal sekitar satu setengah bulan.

Dalam kalender Hijriah, umat Islam saat ini masih berada di bulan Rajab 1447 H. Rajab merupakan salah satu dari empat bulan mulia (asyhurul hurum) yang memiliki keutamaan khusus. Pada fase ini, sebagian umat Islam mulai meningkatkan ibadah sunah sebagai bentuk persiapan spiritual menjelang Ramadan.

Sebelum memasuki bulan puasa, masih terdapat dua tahapan waktu yang akan dilalui, yakni sisa bulan Rajab dan satu bulan penuh Sya’ban. Secara tradisi, Sya’ban kerap disebut sebagai “gerbang” menuju Ramadan karena pada bulan inilah intensitas persiapan ibadah biasanya semakin meningkat.

Berdasarkan Kalender Hijriah Global serta perhitungan astronomi terkait posisi bulan dan visibilitas hilal, 1 Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, atau Kamis, 19 Februari 2026. Perbedaan satu hari tersebut masih dimungkinkan karena penetapan awal Ramadan di Indonesia menunggu hasil Sidang Isbat yang digelar pemerintah.

Sidang Isbat biasanya dilaksanakan pada 29 Sya’ban dengan mempertimbangkan metode hisab dan rukyat. Dengan demikian, tanggal awal puasa Ramadan 2026 masih bersifat estimasi dan akan ditetapkan secara resmi menjelang pertengahan Februari.

Jika dihitung sejak 4 Januari 2026, sisa bulan Januari masih menyisakan sekitar 27 hari, ditambah sekitar 18 hari di bulan Februari hingga awal puasa. Secara keseluruhan, Ramadan 2026 diperkirakan tinggal sekitar 45 hari lagi.

Sejumlah tahapan waktu penting akan dilalui menuju Ramadan 1447 H. Sepanjang Januari 2026, umat Islam menghabiskan sisa bulan Rajab yang kerap dimanfaatkan untuk menata niat dan memperbaiki kebiasaan ibadah. Sekitar 31 Januari 2026 diperkirakan memasuki 1 Sya’ban 1447 H, disusul Nisfu Sya’ban pada 14–15 Februari 2026 yang secara tradisi menjadi penanda bahwa Ramadan tinggal sekitar dua pekan lagi.

Dengan waktu yang tersisa sekitar 1,5 bulan, masyarakat umumnya mulai melakukan berbagai persiapan. Di antaranya melunasi utang puasa Ramadan sebelumnya, menjaga kondisi fisik dan mental, serta mengatur pola hidup agar lebih siap menjalani ibadah puasa.

Selain itu, perencanaan mudik Lebaran 2026 juga mulai diperhitungkan. Dengan perkiraan Idulfitri 1447 H jatuh sekitar 20 Maret 2026, pemesanan tiket transportasi jarak jauh biasanya sudah dibuka sejak 45 hingga 60 hari sebelum Lebaran. Periode awal hingga akhir Januari pun menjadi waktu krusial untuk mengamankan tiket perjalanan.

Meski secara hitungan Ramadan 2026 diperkirakan tinggal sekitar 45 hari lagi, kepastian tanggal awal puasa tetap menunggu keputusan resmi pemerintah melalui Sidang Isbat. Namun, estimasi tersebut dapat menjadi acuan awal bagi masyarakat untuk mulai bersiap menyambut bulan suci agar Ramadan 1447 Hijriah dapat dijalani dengan lebih khusyuk dan optimal.