MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Penyaluran bantuan sembako Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Majalengka mulai dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2026. Program ini menyasar sebanyak 3.701 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan total anggaran mencapai Rp2.646.350.000.
Penyaluran bantuan dilakukan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia melalui layanan Pospay. Proses distribusi dipusatkan di kantor pos serta sejumlah kantor kecamatan, dengan waktu pelayanan mulai pukul 08.30 hingga 15.00 WIB.
Penerima bantuan tersebar di berbagai kecamatan, di antaranya Argapura, Maja, Banjaran, Talaga, Cingambul, Cikijing, Bantarujeg, Malausma, Lemahsugih, Majalengka, Cigasong, Panyingkiran, Kadipaten, Kasokandel, Dawuan, Jatitujuh, Kertajati, Ligung, Jatiwangi, Leuwimunding, Palasah, Rajagaluh, Sukahaji, Sindang, Sindangwangi hingga Sumberjaya.
Berdasarkan data, Kecamatan Cikijing menjadi wilayah dengan jumlah penerima terbanyak, yakni 472 KPM, disusul Jatiwangi sebanyak 330 KPM dan Lemahsugih 303 KPM.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Majalengka melalui Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Apip Supriyanto, mengatakan penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga ketahanan sosial masyarakat.
“Bantuan sembako PKH ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri. Kami memastikan penyaluran dilakukan tepat sasaran dan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya, Jumat (27/3/2026).
Ia mengimbau seluruh KPM untuk hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan serta membawa identitas diri guna memperlancar proses penyaluran.
“Diharapkan masyarakat tetap tertib saat pengambilan bantuan dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, warga penerima manfaat menyambut baik program tersebut. Siti (42), warga Kecamatan Jatiwangi, mengaku bantuan yang diterimanya sangat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.
“Alhamdulillah bantuan ini sangat membantu, apalagi kebutuhan setelah Lebaran cukup tinggi,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Yayah (37), warga Lemahsugih. Ia berharap bantuan serupa dapat terus berlanjut.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Terima kasih kepada pemerintah yang sudah peduli,” ujarnya.
Dengan total anggaran lebih dari Rp2,6 miliar, program bantuan sembako PKH ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok, terutama menjelang hari besar keagamaan.




