Ragam

Riset Ungkap Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari, Bermanfaat Bagi Jantung

×

Riset Ungkap Manfaat Minum Kopi di Pagi Hari, Bermanfaat Bagi Jantung

Sebarkan artikel ini
Tips Minum Kopi di Pagi Hari

JAKARTA, TINTAHIJAU.com — Kopi selama ini dikenal memiliki beragam manfaat bagi kesehatan, mulai dari menurunkan risiko stroke dan serangan jantung, meningkatkan massa otot, hingga dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih panjang, selama dikonsumsi tanpa tambahan gula berlebihan. Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa manfaat tersebut tidak hanya ditentukan oleh jumlah kopi yang diminum, melainkan juga oleh waktu konsumsinya.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam European Heart Journal mengungkap bahwa kebiasaan minum kopi di pagi hari berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah. Penelitian ini menyoroti hubungan antara waktu konsumsi kopi dan risiko kematian akibat berbagai penyebab, termasuk penyakit kardiovaskular.

Studi tersebut melibatkan 40.725 orang dewasa yang menjadi peserta US National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) selama periode 1999 hingga 2018. Para peserta diminta melaporkan seluruh makanan dan minuman yang dikonsumsi setidaknya dalam satu hari, termasuk kebiasaan minum kopi, jumlah cangkir, serta waktu konsumsinya. Selain itu, sebanyak 1.463 peserta juga mengisi buku harian makanan dan minuman secara rinci selama satu minggu.

Data konsumsi tersebut kemudian dikaitkan dengan catatan kematian dan penyebab kematian dalam periode pemantauan selama sembilan hingga 10 tahun. Hasilnya menunjukkan, dibandingkan dengan individu yang tidak mengonsumsi kopi, mereka yang rutin minum kopi di pagi hari memiliki risiko kematian akibat berbagai penyebab 16 persen lebih rendah. Risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular pada kelompok ini bahkan tercatat 31 persen lebih rendah.

Sebaliknya, peneliti tidak menemukan penurunan risiko kematian pada individu yang mengonsumsi kopi sepanjang hari dibandingkan dengan mereka yang sama sekali tidak minum kopi. Manfaat minum kopi pagi hari juga terlihat konsisten pada mereka yang mengonsumsi dua hingga tiga cangkir per hari maupun lebih dari tiga cangkir. Sementara itu, peserta yang hanya mengonsumsi satu cangkir atau kurang di pagi hari tetap memperoleh manfaat, meski dalam skala yang lebih kecil.

“Temuan kami menunjukkan bahwa bukan hanya apakah seseorang minum kopi atau berapa banyak yang dikonsumsi, tetapi juga waktu minum kopi yang berperan penting,” ujar penulis senior studi tersebut, Lu Qi, MD, PhD, profesor di Celia Scott Weatherhead School of Public Health and Tropical Medicine, Tulane University.

Menurut Lu Qi, panduan diet selama ini jarang membahas waktu konsumsi makanan atau minuman. Padahal, temuan ini membuka peluang agar aspek waktu turut dipertimbangkan dalam rekomendasi kesehatan di masa mendatang, khususnya terkait konsumsi kopi.

Penelitian ini juga mengindikasikan bahwa minum kopi di pagi hari lebih bermanfaat dibandingkan mengonsumsinya sepanjang hari, terutama dalam kaitannya dengan risiko kematian akibat penyakit jantung. Ahli jantung preventif dari Baptist Health Miami Cardiac & Vascular Institute, Adedapo Iluyomade, MD, menilai hubungan tersebut kemungkinan berkaitan dengan pengaruh kopi terhadap ritme sirkadian tubuh.

Konsumsi kafein pada siang atau malam hari dinilai berpotensi mengganggu pola tidur dan sekresi melatonin, yang pada akhirnya dapat mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri. Sebaliknya, minum kopi di pagi hari dianggap lebih aman bagi ritme biologis tubuh.

Sejalan dengan temuan tersebut, sebuah studi lain yang dipublikasikan dalam jurnal Sleep Health menunjukkan bahwa kualitas tidur yang buruk berkaitan dengan peningkatan risiko kematian akibat berbagai penyebab, terutama pada kelompok usia paruh baya dan lanjut usia.