Sejarah Hari Jantung Sedunia yang Diperingati Setiap 29 September

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Setiap tahun pada tanggal 29 September, dunia memperingati Hari Jantung Sedunia, atau World Heart Day (WHD). Peringatan ini bukanlah sekadar perayaan, tetapi sebuah upaya global untuk meningkatkan kesadaran tentang penyakit kardiovaskular yang terkait dengan jantung, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diambil oleh individu dan masyarakat.

Sejarah peringatan Hari Jantung Sedunia dimulai sebagai bagian dari inisiatif World Heart Federation (Federasi Jantung Dunia) yang didirikan pada tahun 2000. Federasi ini adalah sebuah organisasi global yang berkomitmen untuk mengurangi beban penyakit jantung dan kardiovaskular di seluruh dunia. Pada tanggal 29 September 2000, Hari Jantung Sedunia pertama kali diperingati dengan tujuan menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jantung.

Baca Juga:  Daftar Hari Besar Serta Jadwal Libur di Desember 2023

Setiap tahun, perayaan Hari Jantung Sedunia memiliki tema khusus yang difokuskan pada aspek-aspek tertentu terkait kesehatan jantung. Pada tahun 2023, tema globalnya adalah “Use Heart, Know Heart” (Gunakan Hati, Kenali Hati), sementara di tingkat nasional, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengusung tema “Kenali Jantung Sehatmu, Sayangi Hidupmu”. Kedua tema ini menggarisbawahi pentingnya mengenali kesehatan jantung, melakukan deteksi dini, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan penyakit jantung.

Salah satu aspek penting yang perlu dipahami adalah bahwa penyakit kardiovaskular atau jantung tidak hanya menghantui negara-negara maju. Meskipun seringkali dianggap sebagai masalah kesehatan bagi negara-negara dengan tingkat kemakmuran tinggi, kenyataannya adalah bahwa sekitar 80% kematian akibat penyakit jantung terjadi di negara berkembang dengan tingkat penghasilan rendah hingga menengah.

Baca Juga:  Sejarah dan Pesan Hari Kesehatan Mental Sedunia 2023, Tanggal 10 Oktober

Peringatan Hari Jantung Sedunia bukanlah semata-mata sebuah acara, tetapi merupakan upaya global yang melibatkan lebih dari 90 negara. Peringatan ini telah terbukti efektif dalam menyebarkan informasi tentang penyakit kardiovaskular atau CVD (Cardiovascular Disease) serta cara pencegahannya. Partisipasi aktif pemerintah dan organisasi kesehatan menjadi faktor kunci dalam upaya menanggulangi penyakit jantung, terutama di negara-negara berkembang yang paling terdampak.

Peringatan Hari Jantung Sedunia telah menjadi panggilan global untuk tindakan yang lebih besar dalam menjaga kesehatan jantung. Melalui kesadaran dan edukasi yang terus-menerus, kita semua dapat berkontribusi dalam mengurangi beban penyakit jantung di seluruh dunia, dan pada akhirnya, menyelamatkan nyawa jutaan orang. Inilah yang membuat peringatan Hari Jantung Sedunia menjadi peristiwa yang sangat penting dalam kalender kesehatan global.

Baca Juga:  Jadwal Layanan Samsat Keliling di Subang pada 18 Desember 2023

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com