Ragam

Sering Merasa Kantuk Berlebihan? Kenali Penyebabnya

×

Sering Merasa Kantuk Berlebihan? Kenali Penyebabnya

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Rasa kantuk adalah sinyal alami yang dikirim tubuh untuk menunjukkan bahwa kita membutuhkan istirahat. Namun, ketika kantuk terjadi secara berlebihan meskipun telah mendapatkan cukup tidur, ini bisa menjadi tanda adanya ketidakseimbangan atau masalah kesehatan yang lebih serius.

Berbagai kondisi kesehatan tidak hanya mempengaruhi energi tubuh, tetapi juga dapat mengurangi kualitas tidur di malam hari. Mengantuk secara terus-menerus bisa menjadi indikasi anemia, gangguan imunitas, kanker, sindrom kelelahan kronis, depresi, hingga diabetes. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang dapat menjadi penyebab kita sering merasa mengantuk, dilansir dari Verywell Health.

1. Anemia
Anemia adalah kondisi di mana tubuh memiliki jumlah sel darah merah yang lebih sedikit atau sel darah merah yang tidak berfungsi dengan baik. Hal ini menyebabkan berkurangnya kemampuan darah untuk mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Selain rasa kantuk, anemia juga dapat menyebabkan sulit berkonsentrasi, sakit kepala, serta sensasi kebas di tangan dan kaki.

2. Gangguan Imunitas
Gangguan pada sistem imunitas bisa menjadi penyebab rasa kantuk berlebihan. Dalam kondisi ini, sistem kekebalan tubuh menyerang sel-sel sehat sehingga menimbulkan kerusakan jaringan dan inflamasi kronis. Beberapa gangguan autoimun seperti lupus dan sklerosis ganda dapat memicu rasa kantuk dan mempengaruhi metabolisme tubuh secara keseluruhan.

3. Depresi
Depresi tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga memunculkan gejala fisik seperti kelelahan dan rasa kantuk terus-menerus. Insomnia atau gangguan tidur lain yang berhubungan dengan depresi dapat menyebabkan tubuh merasa lemas dan kurang berenergi sepanjang hari.

4. Diabetes
Penderita diabetes sering mengalami rasa kantuk yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak stabil, ketidakseimbangan hormon, efek samping obat, serta faktor gaya hidup seperti pola makan. Rasa kantuk ini bisa muncul baik ketika kadar gula darah terlalu tinggi maupun terlalu rendah.

5. Fibromyalgia
Fibromyalgia adalah kondisi nyeri kronis yang terkait dengan gangguan pada sistem saraf pusat. Salah satu gejala umum fibromyalgia adalah rasa kantuk yang disebabkan oleh perubahan biokimia dalam tubuh, inflamasi, dan gangguan tidur.

6. Infeksi
Selama dan setelah mengalami infeksi, tubuh cenderung merasa sangat lelah dan mengantuk. Rasa kantuk ini merupakan respons alami tubuh dalam proses penyembuhan. Namun, infeksi tertentu yang kambuh atau bersifat kronis dapat menyebabkan rasa kantuk yang terus-menerus.

7. Kanker
Lebih dari 80 persen pasien kanker mengalami rasa kantuk yang berlebihan. Hal ini disebabkan oleh rendahnya jumlah sel darah, ketidakseimbangan elektrolit, dan perubahan fungsi sel dalam tubuh. Rasa kantuk pada pasien kanker biasanya tidak dapat diatasi hanya dengan olahraga atau istirahat biasa.

Rasa kantuk yang terus-menerus meskipun telah mendapatkan cukup tidur bisa menjadi pertanda adanya masalah kesehatan yang mendasarinya. Jika Anda mengalami kantuk berlebihan yang tidak kunjung membaik, sebaiknya segera konsultasikan dengan tenaga medis untuk mendapatkan diagnosis dan penanganan yang tepat.