SUBANG, TINTAHIJAU.COM – Di balik wajah polosnya, Cika Fitriani (5), bocah asal Kampung Parigi RT 23 RW 08, Desa Belendung, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang, harus kembali berjuang melawan leukemia atau kanker darah yang dideritanya.
Ayah Cika, Dede Juhandi, mengungkapkan bahwa putrinya pertama kali didiagnosis leukemia pada Juni 2024. Setelah menjalani pengobatan intensif, pada Desember 2024 dokter di RS Hasan Sadikin menyatakan Cika sempat sembuh.
Namun harapan itu tak berlangsung lama. Beberapa waktu kemudian, penyakit mematikan tersebut kembali kambuh.
“Bulan Desember kemarin dinyatakan sembuh, tapi sekarang kambuh lagi. Terus terang saya tidak punya biaya untuk membawa anak saya berobat ke Bandung,” ujar Dede dengan suara lirih, Jumat (2/1/2026).
Dede menjelaskan, surat rujukan dari RSUD Subang ke RS Hasan Sadikin sebenarnya sudah dibuat. Namun keterbatasan ekonomi membuatnya tak mampu melanjutkan pengobatan sang anak.
“Saya ini cuma kuli serabutan. Untuk makan sehari-hari saja pas-pasan. Sudah lebih dari sebulan anak saya sama sekali belum berobat karena terkendala biaya,” tuturnya.
Kondisi tersebut membuat Dede dan keluarganya berada dalam kebingungan. Ia mengaku ingin melapor dan meminta bantuan ke pemerintah, namun tidak mengetahui prosedur dan harus mulai dari mana.
“Saya bingung mau lapor ke mana, ga tahu caranya. Yang saya tahu cuma berharap ada uluran tangan untuk membantu pengobatan anak saya,” ucapnya.
Dede berharap perhatian dan kepedulian dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, instansi terkait, maupun masyarakat, agar putrinya bisa kembali mendapatkan pengobatan yang layak dan memiliki kesempatan untuk sembuh.
“Saya cuma ingin anak saya bisa berobat lagi. Semoga ada yang mau membantu,” pungkasnya dengan mata berkaca-kaca.





