Terima Hibah Kosabangsa, Unsub Perkuat Kemandirian Kesehatan Masyarakat Lewat Potensi Lokal

SUBANG, TINTAHIJAUcom – Dosen dan  Mahasiswa Universitas Subang (UNSUB) mensosialisasi peran kulit manggis dalam  mendukung kemandirian kesehatan masyarakat di Desa Ponggang kecamatan Serang Panjang Kabupaten Subang Jawa Barat.

Sosialisasi Program Kolaborasi Sosial Membangun Masyarakat (Kosabangsa) tahun 2023 ini dalam rangka mendukung kemandirian kesehatan masyarakat

Rektor Universitas Subang, Moeslihat menyampaikan bahwa Universitas Subang merupakan salah satu Perguruan Tinggi (PT) yang terpilih meraih Hibah Kosabangsa 2023 dari 70 Perguruan Tinggi Pemenang Hibah Kosabangsa dari seluruh Indonesia.

“Hal ini menjadi kebanggaan kami, karena bisa mendapat kesempatan untuk berkolaborasi sosial membangun masyarakat melalui pemanfaatan limbah kulit manggis menjadi minuman fungsional berupa serbuk instan kaya antioksidan,” kata Moeslihat

Baca Juga:  156 Karya Budaya Jabar Ditetapkan Jadi Warisan Budaya Takbenda

Dia berharap ke depan dapat terjalin kolaborasi yang baik dengan Pemerintah dan Masyarakat Kabaputen Subang  dalam mesukseskan program SUBANG JAWARA (Jaya, Istimewa dan Sejahtera) melalui pelaksanaan Tridharma PT, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat dengan motto empat (4) pilar MASAGI, yaitu Luhung Elmuna, Pengkuh Agamana,  Jembar Budayana, Rancage Digawena.

Ketua kegiatan Kosabangsa, Dr. Tita Kartika Dewi mengatakan bahwa sosialisasi ini merupakan salah satu kegiatan yang harus dilakukan dalam pelaksanaan Program Hibah Kosabangsa Tahun 2023 yang mengusung tema  tentang Pemanfaatan Kulit Manggis menjadi Produk Minuman Fungsional dalam bentuk  Serbuk Instan kaya Antioksidan dengan sentuhan Teknologi Mesin Pengering, Penggiling dan Spray Dryer.

Baca Juga:  Terpilih Menjadi Ketua Umum Asbanda, Yuddy Dorong BPD Makin Bersinergi

Kegiatan ini didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan. Kebudayaan, Riset dan Teknologi.  n

“Desa Ponggang merupakan salah satu sentra produksi buah manggis terbesar  di kabupaten Subang yang menyediakan buah manggis untuk kebutuhan ekspor, dimana pada setiap panennya menyisakan buah manggis afkiran (sisa sortir) yang berpontesi menjadi produk yang secara ekonomi mempunyai nilai tambah.  Pada kesempatan ini, kita juga mensosisalisasikan tentang beberapa alat pengolah limbah kulit manggis menjadi minuman serbuk  instan, diantaranya alat pengering, penggiling dan spray dryer menjadi Serbuk Kulit Manggis (SERKUGIS) instan dan bentuk celup,” papar Tita

Baca Juga:  Cara Mengusir Bau Tak Sedap di Kamar Mandi

Diharapkan Sosialisasi tentang  pemanfaatan kulit manggis menjadi minuman fungsional  berupa serbuk instan  ini bermanfaat bagi masyarakat, khususnya klota Mahkota Manggis dan Sadang Jaya serta masyarakat ekonomi kreatif lainnya dalam  mendukung kemandirian kesehatan masyarakat, serta dapat terjalin kerjasama yang baik dengan  mitra kegiatan dan mitra sasaran.
Lanjutnya.

“Kami mohon do’a dari masyarakat Subang, semoga UNSUB bisa menjadi salah satu pelaksana Program Kosabangsa sehingga bisa terus berkolaborasi membangun masyarakat Subang sehingga mencapai Subang JAWARA,” pungkasnya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com