SUBANG, TINTAHIJAU.com – Tridjaya Grup Pagaden membantu puluhan Anak berusia di Bawah Lima Tahun yang terindikasi stunting di daerah Tambakan, Kecamatan Jalancagak.
Owner Tridjaya Group dr. Setiawan Widjaya mengatakan kegiatan ini dilakukan sebagai salah satu bentuk Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, Tridjaya Group kepada masyarakat.
Selain itu, jelas dia, program CSR untuk segmen stunting ini bagian dari kontribusi untuk membantu pemerintah setempat dalam menekan jumlah stunting di Kabupaten Subang.
“Ini merupakan bentuk dukungan Tridjaya Group kepada pemerintah dalam pengentasan stunting,” kata owner Tridjaya Group dr. Setiawan
Dalam aksi ini, Tridjaya Grup memberikan makanan bergizi untuk anak-anak yang terindikasi stunting.
Kabupaten Subang memiliki 1.843 kasus stunting dengan prevalensi atau jumlah dari tahun 2021 sebanyak 18,1 persen. Kemudian mengalami penurunan pada tahun 2022 dengan prevalensi stunting sebanyak 15,7 persen.
Penurunan angka stunting tersebut tentunya berdasarkan upaya yang dilakukan melalui berbagai program seperti Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS).
BAAS tersebut mewajibkan pegawai yang ada di Kabupaten Subang golongan Eselon III memegang satu orang satu anak asuh. Selain itu adapula program pencegahan perkawinan usia dini.
Stunting adalah masalah kesehatan anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi sehingga mengakibatkan pertumbuhannya terganggu. Saat ini pemerintah tengah berupaya menurunkan angka stunting di Indonesia, termasuk di Subang.





