Darurat Korona, Wisata di Majalengka Tutup Sementara

MAJALENGKA, TINTAHIJAU.com - Sejumlah objek wisata di Kabupaten Majalengka untuk sementara tutup selama 14 hari hingga Sabtu 29 Maret 2020. Penutupan tersebut dilakukan sebagai antisipasi penularan dan penyebaran virus Corona atau Covid-19.

"Arahan Bupati sudah include dengan dunia wisata. Sehingga, tanpa harus ada arahan dari dinas (Pariwisata dan Kebudayaan), pengelola objek wisata mengikuti arahan itu," kata plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka Toto Prihatno kepada SINDONews, Selasa (17/3/2020).

Terkait realisasi di lapangan, ujar dia, memang belum bisa dipastikan arahan itu dipatuhi oleh pihak pengelola objek wisata atau tidak. "Sudah ada beberapa yang menutup. Sudah seharusnya kita ikut merespons kondisi yang terjadi saat ini," ujar dia.

BERITA LAINNYA:

Masa Darurat Korona Diperpanjang Sampai Lebaran

Bupati Majalengka Berlakukan Masa Darurat Selama 14 Hari

Kasus Korona di Indoensia Tembus 172 Kasus

Sementara itu, pengelola Paralayang Gunung Panten Dede Sofyan mengatakan, mulai besok tidak akan beroperasi untuk sementara. Keputusan itu berlaku hingga Sabtu 29 Meret mendatang.

"Penutupan sementara. Semoga langkah ini menjadi citra baik untuk pariwisata, sebagai ruang publik. Semua elemen harus melakukan upaya untuk mencegah penyebaran virus Covid-19 ini," kata Dede.

Penutupan sementara juga berlaku di objek wisata Cikadongdong River Tubing. Bahkan pengelola sudah memberlakukan penutupan sementara sejak Senin (16/3/2020) Maret kemarin. "Sementara tutup dulu selama 14 hari terhitung sejak 16 Maret," ujar pengelola River Tubing Egy.

Aris, pengelola objek wisata Panyaweuyan menuturkan, pihaknya juga sudah menutup kunjungan wisatawan sejak Senin 16 Maret 2020. Pentupan objek wisata teras siring ini juga berlangsung selama dua pekan ke depan.

"Iya, tutup sementara selama dua pekan ke depan, sejak tanggal 16 Maret. Ini untuk menghambat penyebaran virus Corona," ungkap dia.

Diketahui, Bupati Majalengka Karna Sobahi sudah menerbitkan Surat Edaran (SE) tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Risiko Penularan Infeksi Coronavirus Disease-19 (Covid-19).

Salah satu point SE yang dikeluarkan pada 15 Maret itu berbunyi 'Mengkaji ulang penyelenggaraan kegiatan yang berdampak pada pengumpulan massa.'



FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-Mail: Alamat email ini dilindungi dari robot spam. Anda memerlukan Javascript yang aktif untuk melihatnya.




Twitter Update

Majalengka Reptile Mania, Bersahabat dan Bermain dengan Satwa https://t.co/6CDwZQ6vqY
Ajarkan Anak Etika Berkomunikasi Menggunakan Smartphone https://t.co/frIyp9x5bZ
Lantaran Malu Ditinggal Suami Sirinya, Ibu Muda Ini Tega Buang Bayinya Sendiri https://t.co/3Wn8pVa6Dc
Follow TINTAHIJAU.com on Twitter