Google Dikabarkan Tengah Menyiapkan Aplikasi Youtube untuk Apple Vision Pro

SUBANG, TINTAHIJAU.com – Google dikabarkan sedang mengembangkan aplikasi YouTube Vision Pro yang akan didedikasikan untuk mendukung fitur Video Spasial Apple.

Nilay Patel dari The Verge melaporkan bahwa juru bicara YouTube telah mengonfirmasi melalui email bahwa platform video streaming tersebut memiliki rencana untuk meluncurkan aplikasi tersebut.

Saat ini, YouTube akan dioptimalkan untuk browser Safari pada Apple Vision Pro. Walaupun headset Apple senilai $3,500 diluncurkan dengan lebih dari 600 aplikasi bawaan, YouTube bersama dengan Netflix mengindikasikan bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk segera mengembangkan aplikasi Vision Pro mereka sendiri.

Sebelumnya, YouTube, Spotify, dan Netflix menolak untuk mengizinkan aplikasi iPad mereka berjalan di Vision Pro sebelum peluncuran. Namun, pendekatan tersebut berubah setelah pengembang Christian Selig membuat aplikasi YouTube tidak resmi untuk headset tersebut yang disebut Juno, yang tersedia bagi pengguna saat perangkat diluncurkan.

Baca Juga:  Orang Indonesia Ternyata Paling Banyak Kecanduan Nonton Youtube

Dalam sebuah pos blog, Selig menyatakan kekecewaannya terhadap keputusan YouTube untuk tidak mengembangkan aplikasi VisionOS dan menonaktifkan opsi memuat aplikasi iPad.

Meskipun pengguna Vision Pro masih dapat mengakses YouTube melalui Safari, Selig mencatat bahwa pengalaman tersebut tidak sesuai dengan standar aplikasi yang didedikasikan untuk perangkat tersebut.

Penting untuk dicatat bahwa YouTube untuk saat belum mengkonfirmasi apakah aplikasi yang akan datang untuk Vision Pro akan mendukung video VR dan 360 atau tidak, karena dari pengalaman sejumlahpengguna beberapa konten video 360 dan VR tidak berfungsi pada Apple Visio Pro.

Baca Juga:  YouTube Memperlambat Kualitas Layanan untuk Pengguna yang Memasang Ads Blocker

Menurut Apple, keterbatasan integrasi antara standar terbuka WebXR Safari yang masih baru dengan kekuatan, kinerja, dan kemampuan interaksi dari Vision Pro dan visionOS menjadi faktor utama dalam penundaan tersebut.

Meskipun dijual dengan harga yang tinggi, headset Vision Pro berhasil memikat banyak penggemar loyal Apple yang mampu untuk melakukan pra-pemesanan.

Menurut perkiraan dari analis Apple, Ming-Chi Kuo, penjualan headset tersebut mencapai angka sekitar 160.000 hingga 180.000 unit selama periode pembukaan akhir pekan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

FOLLOW SOCMED:
FB & IG: TINTAHIJAUcom
IG & YT: TINTAHIJAUcom
E-mail: red.tintahijau@gmail.com