BANDUNG, TINTAHIJAU.com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana membangun Sekolah Maung mulai 2026. Sekolah Maung merupakan singkatan dari Manusia Unggul dan dirancang sebagai lembaga pendidikan untuk menyiapkan sumber daya manusia yang adaptif serta mampu bersaing di era modern.
Rencana tersebut disampaikan Dedi Mulyadi dalam tayangan di kanal YouTube Kang Dedi Mulyadi Channel berjudul Bagi Hasil Pajak untuk Jabar Kembali Tertunda, yang dikutip Jumat (9/1/2026). “Tahun ini kita bikin Sekolah Maung, ya. Sekolah Maung, Manusia Unggul,” ujar Dedi yang akrab disapa KDM.
Menurut rencana, pembangunan Sekolah Maung dimulai pada 2026, sementara operasional sekolah ditargetkan berjalan pada 2027. Sekolah ini akan difokuskan pada pengembangan kompetensi di sejumlah bidang strategis yang dinilai relevan dengan kebutuhan masa depan.
KDM menyebutkan, Sekolah Maung akan membuka enam jurusan. Keenam jurusan tersebut meliputi teknologi informasi, otomotif, pertanian, olahraga, elektro, dan kelautan. “Dengan enam jurusan. Satu, jurusan teknologi informasi. Dua, jurusan otomotif. Yang ketiga jurusan pertanian. Yang keempat jurusan olahraga. Yang kelima jurusan elektro. Yang keenam, jurusan kelautan,” katanya.
Terkait pembiayaan, Dedi berharap pembangunan Sekolah Maung dapat memperoleh dukungan dari pemerintah pusat. Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, kata dia, telah menyiapkan anggaran dan siap mengeksekusi proyek tersebut. Ia juga menyampaikan harapannya agar ada dukungan tambahan yang memungkinkan pembangunan berjalan lebih optimal.
Selain membangun sekolah, KDM juga berencana memperbaiki fasilitas pendukung di sekitar lingkungan sekolah. Fasilitas yang dimaksud antara lain taman, trotoar, kursi, lampu penerangan, hingga halte dengan desain yang lebih baik di sepanjang jalan provinsi yang berada di depan sekolah-sekolah.
“Jalan-jalan provinsi yang menuju arah tiap daerah dan di depannya ada sekolah bangun trotoar yang bagus, jalan provinsi, sekolah, trotoarnya kasih kursi kasih lampu, kasih halte. Bikin desain halte yang bagus,” ujar Dedi.
Melalui rencana pembangunan Sekolah Maung dan perbaikan fasilitas pendukung tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berharap dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih baik sekaligus menyiapkan generasi unggul untuk menghadapi tantangan zaman.





