SUBANG, TINTAHIJAU.COM- Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Subang mengalami kondisi luar biasa dalam tiga bulan terakhir akibat lonjakan jumlah pasien yang datang untuk mendapatkan pelayanan medis.
Manajemen RSUD Subang mengungkapkan, pada puncak kepadatan jumlah pasien yang dirawat di IGD sempat mencapai 112 orang, sementara kapasitas normal IGD hanya diperuntukkan bagi sekitar 40 pasien.
“Kondisi ini terjadi karena meningkatnya kunjungan pasien secara signifikan dalam beberapa waktu terakhir, sehingga melebihi daya tampung normal IGD,” ujar pihak manajemen RSUD Subang dalam keterangan resminya.
Langkah Mitigasi
Untuk tetap menjaga kualitas pelayanan di tengah kondisi overload, RSUD Subang telah melakukan sejumlah langkah penanganan.
Pertama, rumah sakit melakukan penambahan jumlah tenaga medis, khususnya saat terjadi lonjakan pasien secara tiba-tiba, guna memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
Kedua, RSUD Subang memperkuat koordinasi lintas sektoral dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Subang. Melalui langkah ini, diharapkan kasus-kasus kesehatan yang masih dapat ditangani di tingkat puskesmas bisa diselesaikan tanpa harus dirujuk ke rumah sakit, kecuali dalam kondisi darurat.
Selain itu, pihak rumah sakit juga melakukan edukasi kepada pasien dan keluarga terkait pilihan perawatan. Pasien diberikan opsi untuk menjalani alih rawat ke rumah sakit lain yang masih memiliki ketersediaan ruang, atau tetap dirawat di RSUD Subang dengan konsekuensi waktu tunggu yang lebih lama untuk masuk ke ruang rawat inap.
Rencana Penambahan Ruang Rawat Inap
Sebagai solusi jangka panjang, RSUD Subang menyatakan tengah menyiapkan rencana pengembangan fasilitas, khususnya penambahan ruang rawat inap guna meningkatkan daya tampung pasien di masa mendatang.
“Ke depan kami akan terus mengupayakan penambahan kapasitas ruang perawatan agar kejadian serupa dapat diminimalkan,” lanjut pihak manajemen.
RSUD Subang juga menyampaikan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus melakukan evaluasi dan perbaikan berkelanjutan demi kenyamanan dan keselamatan pasie





