MAJALENGKA, TINTAHIJAU.COM – Menjelang Ramadan 1447 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Majalengka mulai mengoptimalkan pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS).
Langkah ini ditandai dengan kegiatan Optimalisasi ZIS dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang digelar di Islamic Center Majalengka, Kamis (12/2/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Majalengka, H. Eman Suherman, dan diikuti sekitar 671 peserta yang terdiri dari kepala perangkat daerah, pimpinan perguruan tinggi, pimpinan perusahaan, kepala sekolah, hingga perwakilan PAUD/TK se-Kabupaten Majalengka.
Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat sinergi antara BAZNAS dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam menggali potensi zakat secara lebih optimal, transparan, dan akuntabel.
Bupati Eman menegaskan, zakat memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat. Pengelolaan yang tepat sasaran, menurutnya, mampu menekan kesenjangan sosial sekaligus mendorong kemandirian umat.
“Zakat bukan hanya kewajiban ibadah, tetapi juga solusi nyata membantu masyarakat yang membutuhkan. Jika dikelola dengan baik, transparan, dan amanah, zakat dapat menjadi kekuatan besar dalam mendukung pembangunan daerah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Majalengka,” ujarnya.
Ia pun mengajak ASN, pelaku usaha, dan masyarakat menjadikan Ramadan sebagai momentum memperkuat kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah.
“Saya mengimbau agar zakat ditunaikan lebih awal sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan para mustahik sebelum Idulfitri,” tambahnya.
Optimalisasi pengumpulan ZIS ini diharapkan mampu memperluas jangkauan bantuan sosial sekaligus memperkuat peran zakat sebagai instrumen pembangunan dan pemberdayaan ekonomi umat di Kabupaten Majalengka.





