Ragam

Bikin Takjub! Dua SPPG di Subang Bongkar Daftar Paket untuk Ibu Hamil, Balita dan Siswa

×

Bikin Takjub! Dua SPPG di Subang Bongkar Daftar Paket untuk Ibu Hamil, Balita dan Siswa

Sebarkan artikel ini

SUBANG, TINTAHIJAU.COM- Di tengah ramai sorotan publik terkait kualitas menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Subang yang dinilai belum sepenuhnya memenuhi standar gizi seimbang, SPPG Pasirkareumbi 03 dan SPPG Dangdeur 08 merilis secara terbuka daftar menu untuk periode 26–28 Februari 2026.

Rilis ini sekaligus menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat mengenai komposisi, sasaran penerima, hingga rincian harga setiap paket.

Program ini menyasar kelompok rentan dan usia sekolah, yakni ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta anak sekolah. Setiap kategori mendapatkan komposisi makanan berbeda, disesuaikan dengan kebutuhan kalori dan asupan nutrisi masing-masing kelompok.

Mitra BGN sekaligus pengelola SPPG Dangdeur 08 dan Pasirkareumbi 03, Bidan Tety Asriyanti, menjelaskan bahwa penyusunan menu dilakukan dengan mempertimbangkan unsur karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta tambahan energi.

“Kami menyusun menu ini dengan mempertimbangkan kebutuhan gizi masing-masing kelompok, baik ibu hamil, ibu menyusui, balita, maupun anak sekolah. Komposisinya mengandung karbohidrat, protein hewani dan nabati, serta tambahan energi yang dibutuhkan tubuh,” ujar Tety.

Ia menegaskan, menu yang dibagikan bukan sekadar pembagian makanan instan, melainkan bagian dari intervensi gizi yang telah diperhitungkan.

📌 Daftar Menu Periode 26–28 Februari 2026

🔹 Ibu Hamil & Menyusui – Total Rp30.000
Paket ini dirancang untuk membantu memenuhi kebutuhan energi tambahan yang diperlukan selama masa kehamilan dan menyusui.

Isi paket:
1 bungkus roti tawar (Rp15.000)
1 pcs kacang polong (Rp2.000)
1 bungkus abon 40 gram (Rp11.000)
4 buah kurma (Rp2.000)

Roti menjadi sumber karbohidrat, abon sebagai protein hewani, kacang polong sebagai protein nabati, serta kurma sebagai tambahan energi dan serat.

🔹 Balita – Total Rp24.000
Menu balita difokuskan pada asupan protein dan energi untuk mendukung masa pertumbuhan.

Isi paket:
1 bungkus biskuit Marie susu (Rp7.000)
2 butir telur rebus (Rp6.000)
1 bungkus Alami Puff/Cheese Puffs (Rp9.000)
4 buah kurma (Rp2.000)

Telur rebus menjadi sumber protein utama, sementara biskuit dan puff memberikan tambahan kalori, serta kurma sebagai energi alami.

🔹 Anak Sekolah Porsi Besar – Total Rp30.000

Diperuntukkan bagi siswa dengan kebutuhan energi lebih tinggi.
Isi paket:
1 bungkus roti tawar (Rp15.000)
1 pcs kacang polong (Rp2.000)
1 pcs abon 40 gram (Rp11.000)
4 buah kurma (Rp2.000)
Komposisi ini menitikberatkan pada keseimbangan karbohidrat dan protein untuk menunjang aktivitas belajar.

🔹 Anak Sekolah Porsi Kecil – Total Rp24.000

Disesuaikan untuk kebutuhan kalori lebih ringan.
Isi paket:
1 bungkus roti tawar isi 6 (Rp9.000)
1 pcs abon 20 gram (Rp7.000)
1 pcs susu UHT (Rp4.000)
1 pcs kacang polong (Rp2.000)
4 buah kurma (Rp2.000)

Tambahan susu UHT menjadi sumber kalsium dan protein untuk menunjang pertumbuhan anak.

Bidan Tety menambahkan, harga paket sudah disesuaikan dengan kualitas bahan serta standar anggaran yang berlaku dalam program.

“Kami memastikan bahan yang diberikan layak konsumsi, bernilai gizi, dan sesuai dengan anggaran yang telah ditentukan. Kami juga terbuka terhadap evaluasi dan masukan dari masyarakat agar program ini semakin baik,” tegasnya.

Menurutnya, tujuan utama program ini adalah mencegah masalah gizi pada kelompok rentan serta mendukung tumbuh kembang anak sekolah di Kabupaten Subang.

Ia berharap masyarakat dapat melihat program ini secara utuh sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas kesehatan generasi mendatang.